KoranBandung.co.id – Upaya perampasan sepeda motor dengan modus mengaku sebagai debt collector menimpa dua mahasiswi di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Senin (24/06/2025).
Peristiwa ini terjadi saat dua korban baru saja pulang dari kampus menuju kawasan tempat tinggal temannya di wilayah gang kosan.
Aksi mencurigakan dilakukan oleh tiga orang pria dewasa yang mengendarai dua sepeda motor dan membuntuti korban sejak dari jalan utama.
Meski belum menimbulkan korban fisik maupun kerugian materi, peristiwa ini mengundang kekhawatiran masyarakat terhadap modus-modus kriminal baru yang memanfaatkan identitas palsu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram @infobdgbaratcimahi, kejadian bermula saat dua mahasiswi tengah dalam perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan perkuliahan.
Keduanya tidak menyadari sejak awal bahwa telah dibuntuti oleh dua unit sepeda motor yang masing-masing dikendarai oleh pria dewasa tak dikenal.
Sesampainya di kawasan gang sempit menuju kosan rekannya, mereka dihampiri oleh para pelaku yang langsung menghadang laju sepeda motor yang dikendarai korban.
Para pelaku dengan nada mengancam mengaku sebagai debt collector dan menuding sepeda motor yang digunakan korban merupakan kendaraan kredit bermasalah.
Namun dari penuturan korban, bahwa sepeda motor tersebut bukanlah barang jaminan kredit dan tidak tercatat sebagai milik leasing atau perusahaan pembiayaan mana pun.
Para korban yang ketakutan sempat berusaha menolak dan menjelaskan situasi sebenarnya, namun para pelaku tetap memaksa mengambil motor mereka.
Beruntung, kejadian tersebut menarik perhatian sejumlah warga sekitar yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
Warga langsung bergerak cepat dan menghampiri titik kejadian untuk memberikan bantuan kepada korban.
Melihat situasi yang mulai ramai, para pelaku seketika meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa tanpa sempat melakukan perampasan.
Tidak ada tindakan kekerasan fisik dalam peristiwa ini, namun ancaman verbal dan sikap intimidatif dari para pelaku sempat membuat korban mengalami trauma ringan.***









