KoranBandung.co.id – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Cimahi Selatan dan menyasar kendaraan yang diparkir dengan kondisi terkunci stang.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Kasus ini dilaporkan terjadi di Babakan Utama RT 04 RW 13, tepatnya di Jalan Raya Nanjung No 108, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.
Kejadian bermula saat seorang warga Cimahi yang baru saja kembali dari membeli makanan bersama temannya memarkirkan sepeda motornya di area parkir sekitar pukul 19.30 WIB.
Setelah menyelesaikan urusan pribadi, teman korban sempat meminjam motor tersebut untuk beberapa saat.
Motor yang digunakan kemudian dikembalikan lagi kepada korban bersama kunci dan STNK sekitar pukul 20.00 WIB.
Setelah menerima kembali kendaraannya, korban memarkirkan motor tersebut dengan kondisi terkunci stang di lokasi yang dianggap aman.
Namun nahas, keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB, motor yang telah diparkir semalam tidak lagi berada di tempat.
Korban yang mendapati motornya hilang langsung mencoba mencari informasi dan mengecek kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari unggahan akun Instagram @cimahi_banget, insiden ini menjadi perhatian serius dari warga yang turut mengimbau satu sama lain untuk lebih waspada.
Belum diketahui secara pasti bagaimana pelaku bisa membawa kabur motor yang sudah dikunci stang tersebut.
Namun, dari dugaan sementara, pelaku kemungkinan memiliki keahlian khusus dalam membobol sistem pengamanan motor.
Warga sekitar menduga pelaku sudah mengintai kendaraan tersebut sejak malam hari dan menunggu saat situasi sepi.
Tidak hanya itu, dalam unggahan tersebut juga disampaikan imbauan kepada masyarakat yang mungkin mengenali pelaku dari rekaman CCTV atau melihat motor dengan ciri-ciri yang sama untuk segera melapor.
Ciri-ciri motor dan rekaman pelaku telah dibagikan melalui media sosial sebagai bentuk kolaborasi antara warga untuk membantu pengungkapan kasus ini.
Peran aktif warga dalam menyebarkan informasi menjadi langkah penting untuk menekan angka kejahatan serupa yang terus berulang.
Hingga kini, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait penyelidikan atas kejadian ini.
Namun, masyarakat setempat berharap agar aparat keamanan segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk mengungkap identitas pelaku.
Cimahi Selatan memang bukan wilayah baru bagi kasus pencurian kendaraan bermotor.
Beberapa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya dan menunjukkan bahwa pelaku kejahatan masih menjadikan kawasan ini sebagai sasaran.
Tingginya mobilitas warga dan minimnya pengawasan di sejumlah titik rawan menjadikan pelaku lebih leluasa dalam beraksi.
Oleh sebab itu, warga diminta untuk tidak hanya mengandalkan pengunci stang sebagai satu-satunya pengaman kendaraan.
Penggunaan pengaman tambahan seperti kunci ganda atau alarm disarankan guna memperkecil risiko kehilangan.
Selain itu, parkir di lokasi yang memiliki pengawasan kamera atau dijaga oleh petugas keamanan juga menjadi langkah preventif yang lebih aman.***









