KORANBANDUNG.CO.ID – Paket internet Axis Warnet 24 Jam Unlimited yang dikenal murah dan berkuota besar mendadak hilang dari menu aplikasi Axisnet.
Kondisi ini sontak memicu kebingungan serta kesedihan di kalangan pengguna setia layanan tersebut.
Meski web resmi Axis masih menampilkan informasi paket tersebut, sejumlah warganet menyebut tidak lagi menemukannya di aplikasi.
Berdasarkan pantauan redaksi hingga Sabtu (5/7/2025), paket Axis Warnet 24 Jam dengan sistem unlimited dan batas wajar pemakaian (FUP) sekitar 50 GB sudah tidak terlihat lagi di menu pembelian paket aplikasi Axisnet.
Paket tersebut selama ini menjadi andalan bagi kalangan pelajar, mahasiswa, serta pekerja lepas yang mengandalkan koneksi internet murah dan stabil.
Hilangnya paket tersebut pun menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai media sosial, terutama Twitter dan YouTube.
Salah satu channel YouTube lokal, Ivan Vana Channel, ikut mengulas fenomena ini dan menyampaikan bahwa paket Axis Warnet 24 Jam memang tidak lagi tersedia di aplikasi Axisnet.
Dalam tayangan tersebut, ia menyampaikan bahwa hilangnya paket ini belum dapat dipastikan bersifat permanen atau hanya sementara.
Ia pun mencoba mengakses ulang paket tersebut melalui fitur histori transaksi.
Dari uji coba tersebut, tampak bahwa masih terdapat celah untuk membeli paket melalui cara tidak langsung.
Namun, tidak ada kejelasan apakah cara tersebut akan tetap bisa digunakan di masa mendatang.
Keadaan ini menimbulkan keresahan tersendiri bagi pengguna yang selama ini bergantung pada kuota besar dengan harga terjangkau dari Axis Warnet 24 Jam.
Penghapusan diam-diam tanpa pemberitahuan resmi dinilai mengecewakan, terutama bagi pelanggan setia yang rutin menggunakan paket tersebut untuk aktivitas harian.
Sebagian pengguna menduga bahwa perubahan ini merupakan bagian dari strategi penyesuaian layanan yang dilakukan pihak Axis.
Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa operator tengah melakukan evaluasi terhadap efisiensi paket-paket unlimited yang cenderung digunakan secara masif.
Beberapa pengguna menyebut bahwa layanan Axis Warnet 24 Jam sempat dianggap terlalu murah dengan kuota besar, sehingga berpotensi membebani jaringan operator.
Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari pihak Axis mengenai hilangnya paket ini.
Keterangan di situs resmi axis.co.id masih mencantumkan paket tersebut lengkap dengan detail harga.
Namun, keberadaan informasi di situs tanpa dukungan akses di aplikasi dinilai membuat pelanggan kebingungan dan merasa kurang dilayani secara transparan.
Ketiadaan notifikasi atau pengumuman resmi menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pelanggan mengenai komitmen Axis terhadap layanan pelanggan.
Jika penghapusan ini bersifat permanen, maka Axis dinilai perlu memberikan klarifikasi yang adil dan terbuka, agar tidak menciptakan kesan bahwa layanan berubah secara sepihak.
Sementara itu, beberapa warganet mencoba mengakali hilangnya paket dengan memanfaatkan sistem langganan yang sudah berjalan sebelumnya.
Namun, metode ini tidak dijamin akan terus berhasil jika pihak operator memutus layanan secara penuh.
Dalam beberapa tahun terakhir, paket berbasis unlimited memang semakin dibatasi oleh kebijakan FUP guna menjaga kualitas jaringan secara menyeluruh.
Namun, pembatasan tersebut semestinya diiringi dengan edukasi kepada pelanggan, bukan dengan penghilangan paket secara tiba-tiba.
Kejadian seperti ini mengingatkan pentingnya regulasi dan pengawasan terhadap industri telekomunikasi agar tetap berpihak pada kepentingan konsumen.
Terlebih, koneksi internet kini telah menjadi kebutuhan primer masyarakat yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas belajar, bekerja, maupun hiburan.
Jika Axis benar-benar menghentikan paket Warnet 24 Jam Unlimited secara permanen, hal ini akan menjadi kehilangan besar bagi sebagian pelanggannya.
Sebaliknya, jika ini hanya sekadar pemeliharaan sistem, maka Axis perlu segera mengonfirmasi agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.
Hingga artikel ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Axis terkait hilangnya paket tersebut.
Redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui informasi jika terdapat klarifikasi atau perubahan dari pihak operator.***









