KoranBandung.co.id – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang kain dan sejumlah bangunan lain di kawasan Jl. Sasak Golkar, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Rabu dini hari, 27 Agustus 2025.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di tengah waktu istirahat malam dan mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kebakaran menimbulkan kepanikan dan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Api mulai terlihat sekitar pukul 00.30 WIB dari area gudang penyimpanan kain atau majun yang berada di kawasan padat aktivitas industri kecil.
Warga yang melihat kobaran api dari kejauhan segera berinisiatif menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk mencegah meluasnya kebakaran ke permukiman warga.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi menerima laporan pada pukul 00.43 WIB dan segera menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
Armada pertama tiba di lokasi pada pukul 00.52 WIB, hanya sembilan menit setelah laporan masuk diterima oleh pusat komando.
Kecepatan respon ini menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api agar tidak merambat lebih luas ke bangunan di sekitarnya.
Menurut data yang dihimpun, objek yang terbakar meliputi gudang penyimpanan kain, gudang besi, sebuah bengkel mesin, serta beberapa unit kendaraan yang berada di halaman bangunan.
Luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 680 meter persegi dari total luas bangunan yang mencapai 1.500 meter persegi.
Petugas pemadam mengerahkan lima unit kendaraan pancar, satu unit kendaraan rescue, serta 14 personel terlatih dalam operasi penanggulangan api tersebut.
Upaya pemadaman berlangsung secara intensif selama beberapa jam, disertai proses pendinginan guna mencegah potensi munculnya titik api baru.
Proses pendinginan sangat penting karena material kain dan majun yang mudah terbakar dapat menyimpan bara api di dalam tumpukan tanpa terlihat dari luar.
Kerugian sementara akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp 55 juta rupiah, mencakup kerusakan bangunan, peralatan bengkel, serta kendaraan yang ikut terbakar.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api di lokasi tersebut.***









