KoranBandung.co.id – PayPal menjadi salah satu layanan pembayaran digital yang banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk transaksi internasional.
Kemudahan dalam menerima dan mengirim dana membuat PayPal populer di kalangan pekerja lepas, pebisnis online, hingga pelaku UMKM.
Namun, tidak semua bank lokal bisa dihubungkan langsung ke akun PayPal untuk melakukan penarikan dana.
Berdasarkan informasi dari layanan pelanggan (Customer Service/CS) PayPal, ada sejumlah persyaratan khusus yang harus dipenuhi pengguna di Indonesia agar rekening bank lokal mereka bisa menerima transfer.
Syarat pertama yang wajib diperhatikan adalah rekening bank harus menggunakan nama yang sama persis dengan nama yang tercantum pada akun PayPal.
Hal ini dilakukan untuk menghindari perbedaan identitas yang bisa menyebabkan proses penarikan dana ditolak secara otomatis oleh sistem.
CS PayPal menegaskan, bila terdapat perbedaan sekecil apapun dalam ejaan nama, termasuk spasi atau gelar tambahan, maka penarikan berpotensi gagal.
Selain itu, rekening yang ditautkan hanya boleh dalam mata uang Rupiah atau IDR.
Pengguna tidak bisa menautkan rekening dengan mata uang ganda karena sistem PayPal hanya mengizinkan transaksi ke satu mata uang yang sama.
Kebijakan ini juga diberlakukan untuk memastikan proses pencairan dana berlangsung lancar tanpa hambatan konversi atau risiko penolakan dari pihak bank lokal.
Untuk pengguna Bank Negara Indonesia (BNI), terdapat aturan khusus terkait penulisan nama di rekening.
Beberapa nasabah BNI biasanya mendapatkan tambahan awalan seperti “Sdr”, “Sdri”, “Bpk”, atau “Ibu” di buku tabungan.
Jika nama rekening berbeda dengan nama akun PayPal karena tambahan awalan tersebut, nasabah diminta menghubungi pihak PayPal.
Dalam kasus ini, pengguna harus melampirkan foto halaman depan buku tabungan agar tim PayPal bisa menyesuaikan data yang ada.
Selain itu, tidak semua jenis rekening bisa digunakan untuk menerima dana dari PayPal.
Rekening virtual seperti OVO, Dana, ShopeePay, atau eWallet lainnya secara tegas tidak bisa dihubungkan ke PayPal.
CS PayPal juga menambahkan bahwa beberapa bank digital tertentu, seperti Bank Jago Syariah dan Blu BCA, tidak bisa menerima transfer langsung dari PayPal.
Informasi ini diperoleh langsung dari pengalaman kasus pengguna sebelumnya yang gagal melakukan penarikan dana melalui rekening tersebut.
Meskipun begitu, rekening bank konvensional seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI tetap menjadi pilihan yang aman untuk ditautkan ke akun PayPal.
Hal ini dikarenakan bank-bank besar tersebut sudah memiliki sistem yang terintegrasi dengan baik untuk transaksi internasional.
Dalam proses menautkan rekening, pengguna juga diwajibkan memasukkan kode bank yang sesuai.
Setiap bank di Indonesia memiliki kode transfer khusus yang harus dicocokkan dengan sistem PayPal.
Kesalahan dalam memasukkan kode bank dapat membuat dana tertahan atau bahkan kembali ke saldo PayPal, sehingga pengguna disarankan untuk menanyakan langsung kode bank yang benar kepada CS PayPal sebelum melakukan penarikan.
Pihak PayPal juga memberikan penjelasan mengenai alasan mengapa eWallet atau bank digital tidak disarankan untuk menerima dana.
Menurut keterangan CS, ketika terjadi kendala teknis seperti dana tertahan atau transaksi gagal, sistem PayPal akan kesulitan melakukan pelacakan terhadap rekening eWallet.
Hal ini berbeda dengan rekening bank konvensional yang memiliki sistem verifikasi lebih jelas sehingga memudahkan proses investigasi bila ada masalah.
Selain faktor teknis, penggunaan rekening bank yang resmi dan sesuai standar juga dianggap lebih aman dalam melindungi data pribadi pengguna.
PayPal sendiri memiliki kebijakan ketat terkait perlindungan dana dan keamanan pengguna, sehingga proses verifikasi bank menjadi bagian penting dari sistem mereka.
Dengan begitu, pengguna diharapkan tidak sembarangan menautkan rekening hanya demi alasan praktis.
Memastikan kesesuaian nama, mata uang, jenis rekening, serta kode bank akan sangat membantu agar dana dapat dicairkan tanpa hambatan.
Sebagai tambahan, pengguna disarankan untuk selalu memperbarui informasi rekening di akun PayPal apabila terjadi perubahan data pada bank lokal.
Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perbedaan identitas yang bisa mengganggu proses penarikan di masa mendatang.
Dengan pemahaman yang benar mengenai syarat-syarat ini, pengguna PayPal di Indonesia bisa lebih tenang saat melakukan penarikan dana dari akun mereka.
| Syarat | Keterangan |
|---|---|
| Nama Rekening | Harus sama persis dengan nama di akun PayPal (tanpa perbedaan ejaan, spasi, atau gelar tambahan). |
| Mata Uang | Hanya bisa menggunakan Rupiah (IDR). Rekening dengan mata uang ganda tidak diterima. |
| Khusus BNI | Nama rekening sering diberi awalan seperti “Sdr/Sdri/Bpk/Ibu”. Jika berbeda dengan akun PayPal, hubungi CS PayPal dan lampirkan foto buku tabungan. |
| Jenis Rekening | Tidak boleh menggunakan eWallet (OVO, Dana, ShopeePay, dll). |
| Bank Digital Tertentu | Tidak bisa menggunakan Bank Jago Syariah dan Blu BCA atau pun BCA Digital. |
| Kode Bank | Wajib memasukkan kode bank yang sesuai. Setiap bank berbeda, disarankan menanyakan ke CS PayPal agar tidak salah. |
| Rekomendasi Bank | BCA, BRI, Mandiri, BNI, dan bank konvensional besar lain yang mendukung transaksi internasional. |
| Alasan Larangan eWallet & Bank Digital | Sulit melakukan pelacakan bila dana tertahan atau gagal transfer. |
***









