KoranBandung.co.id – Perbaikan jalan di ruas Kebonkalapa-Pasircalung, Kabupaten Bandung Barat kembali dilanjutkan dengan fokus pada titik awal yang berdekatan dengan Stasiun Padalarang dan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Pekerjaan perbaikan ini menjadi lanjutan setelah sebelumnya Dinas PUTR melalui Bidang Binamarga KBB menyelesaikan pengecoran di salah satu titik lokasi ruas jalan tersebut.
Kini perhatian diarahkan pada jalur paling padat lalu lintas, sehingga proses penanganan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.
Perbaikan jalan di titik ini diawali dengan pembongkaran lapisan lama yang rusak parah.
Setelah proses pembongkaran, tim teknis langsung melakukan penghamparan basecourse untuk menutup lubang serta meratakan permukaan jalan.
Langkah ini penting agar jalur dapat dipadatkan sebelum tahap konstruksi beton dilakukan pada bagian awal ruas jalan dari pertigaan underpass Padalarang.
Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan kepadatan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Akses menuju Kecamatan Ngamprah dan sekitarnya kerap mengandalkan jalur ini, sehingga perbaikan memerlukan pengaturan lalu lintas secara ketat.
Untuk sementara, pihak Binamarga menutup sebagian ruas jalan agar proses pengerjaan tidak terganggu kendaraan yang melintas.
Penutupan ini diiringi dengan imbauan agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur tersebut dapat menggunakan alternatif jalan lain.
Pilihan jalur pengganti dinilai lebih aman dan dapat mempercepat perjalanan tanpa harus terhambat aktivitas proyek.
Pihak Binamarga KBB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pengerjaan ini.
Mereka menegaskan bahwa perbaikan dilakukan demi kepentingan jangka panjang masyarakat, khususnya agar jalur vital tersebut kembali nyaman digunakan.
Pengerjaan jalan beton di kawasan strategis ini diprediksi akan memberikan manfaat besar bagi warga dan pengguna jalan.
Jalur menuju stasiun kereta api dan stasiun kereta cepat akan memiliki akses yang lebih baik dan minim kerusakan.
Selain itu, keamanan pengendara juga lebih terjamin dengan permukaan jalan yang mulus dan kuat menahan beban kendaraan berat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menilai proyek ini sebagai salah satu prioritas dalam rangka meningkatkan infrastruktur dasar.
Peningkatan kualitas jalan tidak hanya memberi kenyamanan transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Ruas Kebonkalapa-Pasircalung merupakan jalur penghubung penting antara kawasan Padalarang, Ngamprah, hingga daerah lainnya di Bandung Barat.
Aktivitas perdagangan dan mobilitas warga sehari-hari banyak bergantung pada kondisi jalan ini.
Jika jalan dibiarkan rusak, dampaknya tidak hanya memperlambat perjalanan tetapi juga menambah risiko kecelakaan lalu lintas.
Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan volume kendaraan di jalur ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.
Kerusakan jalan lebih cepat terjadi karena tekanan kendaraan besar yang melintas setiap hari.
Oleh sebab itu, konstruksi beton dipilih sebagai solusi jangka panjang karena lebih tahan terhadap beban tinggi.
Pihak Dinas PUTR juga memastikan bahwa kualitas pekerjaan diawasi secara ketat.
Setiap tahapan mulai dari pembongkaran, penghamparan, pemadatan, hingga pengecoran dilakukan sesuai standar teknis.
Masyarakat diharapkan bersabar hingga proyek selesai agar dapat kembali menikmati kenyamanan berkendara.
Selain perbaikan di titik awal, Dinas PUTR juga berencana melanjutkan pekerjaan secara bertahap ke segmen lain yang masih mengalami kerusakan.
Hal ini menandakan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang merata.
Jika semua tahap selesai, ruas Kebonkalapa-Pasircalung diharapkan menjadi jalur utama dengan kualitas terbaik di wilayah Bandung Barat.
Harapan masyarakat agar akses menuju pusat transportasi modern seperti KCJB dapat lebih lancar pun semakin dekat dengan kenyataan.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proyek ini akan terus dipantau agar berjalan sesuai jadwal dan tanpa hambatan berarti.
Semoga perbaikan jalan strategis ini dapat memberi manfaat besar dan berkelanjutan bagi seluruh warga Bandung Barat.***









