KoranBandung.co.id – Suasana pagi yang semula tenang di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, berubah mencekam setelah sebuah pesawat gantole jatuh di area pemakaman warga pada Minggu (3/8/2025) pagi.
Warga yang tengah melakukan aktivitas harian mendadak panik mendengar suara benturan keras dari arah TPU desa.
Tanpa menunggu lama, ratusan orang bergegas menuju sumber suara, dan mendapati pesawat gantole tergeletak di tanah dengan kondisi rusak parah.
Di lokasi kejadian, satu orang awak pesawat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh tim gabungan.
Peristiwa tragis ini sontak menjadi perhatian luas warga sekitar yang tak menyangka kejadian luar biasa tersebut terjadi di tengah permukiman.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa pesawat gantole itu mengangkut dua orang awak dan diketahui melakukan penerbangan dari arah barat sebelum kehilangan kendali di udara.
Warga yang pertama kali menyaksikan kejadian menyebutkan bahwa pesawat sempat oleng dan menukik tajam sebelum akhirnya jatuh di pemakaman desa yang berada di pinggiran pemukiman.
Evakuasi korban dilakukan secara cepat oleh masyarakat yang dibantu oleh petugas gabungan dari BPBD, aparat kepolisian, serta tim medis.
Salah satu warga setempat menyebutkan bahwa detik-detik pesawat jatuh berlangsung sangat cepat dan tanpa suara mesin yang mencurigakan sebelumnya.
Sejumlah warga lain mengaku trauma melihat langsung tubuh korban yang terlempar dari badan pesawat saat benturan terjadi.
Berdasarkan penelusuran awal, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh gangguan teknis yang membuat pesawat kehilangan daya angkat secara mendadak.
Namun hingga saat ini, penyebab pasti masih dalam penyelidikan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang telah diturunkan ke lokasi.
Petugas juga langsung melakukan penutupan area sekitar lokasi kejadian untuk keperluan investigasi lebih lanjut dan pengamanan bangkai pesawat.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa identitas korban meninggal dunia telah diketahui dan proses identifikasi terhadap korban luka juga telah dilakukan oleh pihak medis.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Cibinong untuk keperluan visum dan penanganan selanjutnya sesuai prosedur.
Sementara korban yang selamat dalam kondisi kritis kini masih dirawat intensif di ruang ICU dan mendapatkan penanganan medis menyeluruh.***








