Usulan Penundaan Laga Persib vs Borneo FC di ISL 2025, Situasi Bandung Jadi Pertimbangan
(Sumber: Instagram/infojawabarat)

Usulan Penundaan Laga Persib vs Borneo FC di ISL 2025, Situasi Bandung Jadi Pertimbangan

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Pertandingan antara Persib Bandung melawan Borneo FC dalam lanjutan ISL 2025-26 yang dijadwalkan pada Minggu (31/8) pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diusulkan untuk ditunda.

Proses pengajuan penundaan tersebut datang dari Polda Jawa Barat yang menyampaikan rekomendasi resmi melalui surat bernomor B/3210/VIII/PAM 3.3/2025/Roops.

Pertimbangan utama usulan itu berkaitan dengan kondisi keamanan di beberapa kota besar, termasuk Bandung, yang saat ini tengah menghadapi dinamika aksi unjuk rasa dengan potensi mengarah pada kericuhan.

Meskipun surat usulan penundaan sudah beredar, pihak penyelenggara kompetisi maupun manajemen klub masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai tindak lanjut atas rekomendasi tersebut.

Situasi yang berkembang menjelang pertandingan besar ini menjadi perhatian serius karena melibatkan salah satu laga paling ditunggu dalam pekan kompetisi ISL 2025-26.

Baca Juga:  Pesawat Gantole Jatuh di Pemakaman Desa Benteng, Ciampea Bogor! Satu Meninggal Dunia, Satu Kritis

Bandung saat ini tercatat sebagai salah satu kota dengan situasi sosial yang cukup sensitif.

Gelombang aksi unjuk rasa dengan nuansa anarkis yang terjadi di beberapa titik dinilai bisa berdampak pada penyelenggaraan kegiatan berskala besar, termasuk pertandingan sepak bola yang biasanya menghadirkan puluhan ribu penonton.

Kehadiran massa dalam jumlah besar tentu membutuhkan pengamanan ekstra, apalagi jika kondisi lingkungan sekitar sedang tidak stabil.

Polda Jawa Barat melalui usulan resminya menilai bahwa faktor keamanan masyarakat serta keselamatan suporter dan pemain harus menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan.

Sementara itu, bagi Persib Bandung, laga kontra Borneo FC memiliki arti penting dalam menjaga momentum positif tim di papan klasemen.

Baca Juga:  FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi ke FAM dan Tujuh Pemain Naturalisasi Terkait Dokumen Palsu

Antusiasme bobotoh juga sangat tinggi karena laga tersebut digelar di markas sendiri, Stadion GBLA, yang kerap menjadi lautan biru dukungan.

Di sisi lain, Borneo FC juga datang dengan motivasi besar untuk mencuri poin tandang yang dapat memperkuat posisi mereka di persaingan papan atas.

Namun, jika pertandingan ditunda, dampak signifikan bisa dirasakan oleh kedua tim, baik dari sisi teknis maupun psikologis pemain.

Penundaan jadwal bisa memengaruhi ritme permainan, strategi rotasi pemain, hingga persiapan tim untuk pertandingan berikutnya.

Selain itu, pihak liga sebagai operator kompetisi juga harus mencari waktu pengganti yang sesuai, mengingat padatnya jadwal ISL 2025-26.

Situasi ini membuat keputusan akhir menjadi sangat krusial, karena tidak hanya menyangkut keamanan, tetapi juga kelancaran kompetisi secara keseluruhan.

Baca Juga:  Update Kasus Gantung Diri di Kota Baru Parahyangan, Ini Dugaan Identitas Korban

Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian resmi apakah laga akan benar-benar ditunda atau tetap berjalan sesuai jadwal.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.