KoranBandung.co.id – Tragedi menimpa jemaah pengajian Majelis Taklim Ashohibiya di Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (7/9/2025).
Peristiwa mengejutkan itu terjadi saat ratusan warga tengah mengikuti pengajian rutin yang digelar di bangunan sederhana milik majelis tersebut.
Tiba-tiba, bangunan yang digunakan untuk kegiatan ibadah itu roboh dan menimpa jemaah yang berada di dalamnya.
Kejadian ini menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 31 orang lainnya, sehingga memunculkan kepanikan besar di lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Petugas bekerja cepat untuk menyingkirkan puing-puing bangunan yang menimpa para korban.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Menurut informasi dari lapangan, bangunan yang roboh tersebut terbuat dari konstruksi semi permanen.
Kondisi bangunan yang sudah rapuh diduga menjadi salah satu penyebab runtuhnya atap dan dinding saat acara berlangsung.
Beberapa warga menyebutkan bahwa sebelum ambruk, terdengar suara retakan dari atap.
Namun, jemaah tidak sempat menyelamatkan diri karena robohnya bangunan terjadi begitu cepat.
Kepanikan pun tidak terelakkan, banyak orang berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan.
Petugas kepolisian bersama aparat desa segera mengamankan lokasi agar tidak ada warga yang mendekat ke area berbahaya.***









