KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Kampung Batureok, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, pada Kamis (4/9/2025) siang.
Peristiwa ini melibatkan satu unit minibus Avanza dan dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Selain itu, sebuah gerobak kopi di tepi jalan juga ikut menjadi korban tabrakan.
Menurut keterangan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, kecelakaan bermula ketika minibus Avanza yang dikemudikan pria berinisial AWE (63), warga asal Jakarta, melaju dari arah Bandung menuju kawasan Lembang.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke arah kanan sehingga langsung menabrak sepeda motor jenis Honda PCX merah yang dikendarai R (46).
Tidak berhenti di situ, Avanza tersebut juga menghantam motor Honda Beat biru yang dikendarai DY (37) yang melintas dari arah berlawanan.
Benturan keras mengakibatkan motor dan pengendara terpental, sementara laju minibus baru berhenti setelah menabrak sebuah gerobak kopi yang terparkir di bahu kanan jalan.
Akibat tabrakan ini, pengendara motor PCX berinisial R mengalami luka serius dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Lembang.
Penumpang motor tersebut, IL (44), mengalami luka berat sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara pengendara motor Beat, DY, juga mengalami luka cukup serius dan kini tengah mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Yusup Gustiana, menyampaikan bahwa peristiwa ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat.
Selain itu, penyidik juga akan menggali keterangan dari saksi di lokasi kejadian guna memperjelas kronologi tabrakan tersebut.
Kecelakaan ini sontak menyita perhatian warga sekitar karena terjadi di jalur yang cukup ramai dilewati kendaraan dari Bandung menuju Lembang.
Beberapa warga yang berada di dekat lokasi sempat memberikan pertolongan pertama sebelum korban akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di kawasan Lembang yang dikenal memiliki jalur padat kendaraan, terutama di siang hari.***









