Longsor Terjadi di Komplek Lembah Batujajar Village Padalarang, Jalan Amblas Akibat Hujan Deras
Kondisi jalan amblas di Komplek Lembah Batujajar Village usai hujan deras. Sumber: Instagram/infobdgbaratcimahi

Longsor Terjadi di Komplek Lembah Batujajar Village Padalarang, Jalan Amblas Akibat Hujan Deras

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Barat sejak beberapa hari terakhir menyebabkan tanah longsor di Komplek Lembah Batujajar Village, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (24/10/2025).

Peristiwa ini dilaporkan oleh warga melalui akun Instagram infobdgbaratcimahi, yang memperlihatkan kondisi jalan di kompleks perumahan yang amblas akibat amblasnya tanah.

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa maupun bangunan yang rusak berat, namun lokasi longsor berada sangat dekat dengan salah satu rumah warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni sekitar.

Baca Juga:  Update Kasus Longsor di Arjasari Kab. Bandung: Timbun Empat Rumah, Tiga Warga Hilang dan Evakuasi Terhenti akibat Hujan Deras

Dalam video yang beredar, tampak bagian tepi jalan ambles dengan kedalaman sekitar satu meter lebih, memperlihatkan struktur tanah yang rapuh setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari berturut-turut.

Kondisi tersebut memunculkan ketakutan tersendiri di kalangan warga yang khawatir longsor akan meluas ke area pemukiman, mengingat sebagian rumah di kawasan tersebut berdiri di atas kontur tanah yang menurun.

Beberapa warga bahkan memilih untuk sementara waktu tidak melintas di area jalan yang amblas, menunggu adanya penanganan teknis dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Jadwal Samsat Night Kota Baru Parahyangan! Di Sini Lokasi Samsat Keliling Malam Padalarang

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Padalarang dan Batujajar memang menjadi salah satu titik rawan bencana alam di Bandung Barat, terutama ketika memasuki musim hujan.

Selain tanah longsor, banjir di sejumlah titik seperti Batujajar, Cimahi, hingga Lembang juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Fenomena curah hujan tinggi yang berlangsung sejak pertengahan Oktober 2025 membuat debit air di sejumlah saluran pembuangan meningkat drastis.***

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tagog Munding Cipatat, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tertabrak Dump Truk
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.