KoranBandung.co.id – Kebakaran yang menghanguskan sedikitnya enam bangunan di kawasan Turangga, Kota Bandung, menguncangkan warga sekitar pada Minggu pagi (23/11/2025).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan Turangga, Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, dan dilaporkan sekitar pukul 10.49 WIB melalui layanan kedaruratan 112 oleh seorang warga.
Informasi awal yang diterima petugas menyebut adanya api yang sudah membesar di salah satu banguan dan berpotensi merambat ke bangunan lain mengingat lokasi permukiman yang rapat dan berada tidak jauh dari sebuah sekolah dasar.
Tim 112 langsung melakukan validasi laporan sebelum meneruskan informasi kepada instansi terkait untuk memastikan penanganan berlangsung tepat sasaran dan seefisien mungkin.
Dalam hitungan menit setelah laporan diterima, petugas Damkarmatan Kota Bandung menjadi unit pertama yang dikonsolidasikan mengingat potensi eskalasi api di lingkungan padat seperti kawasan Turangga.
Pada pukul 10.50 WIB, koordinasi resmi dilakukan antara petugas 112 dan Damkar, disusul koordinasi dengan BKO Polrestabes serta pihak PLN pada pukul 10.52 WIB untuk mengantisipasi risiko korsleting dan memastikan keamanan jaringan listrik.
Unit pemadam kebakaran kemudian dilaporkan meluncur menuju lokasi dua menit setelah koordinasi dilakukan, menunjukkan tingkat kesiapsiagaan yang tinggi dalam menangani situasi genting.
Pukul 10.54 WIB, layanan PSC 119 Dinkes Kota Bandung turut digerakkan ke lokasi untuk mengantisipasi potensi korban jiwa maupun korban luka yang membutuhkan penanganan medis cepat di area kejadian.
Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 10.58 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan pendekatan preventif untuk mencegah rambatan api ke pemukiman yang lebih luas.
Kawasan Turangga yang memiliki jalur permukiman sempit sempat menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas kendaraan Damkar, namun tim berhasil mencapai lokasi tanpa hambatan berarti berkat koordinasi lapangan yang efektif.
Pada pukul 11.36 WIB, unit kepolisian serta ambulans PSC 119 sudah berada di lokasi untuk mendukung proses evakuasi, pengamanan area, serta pendataan awal terkait korban dan dampak kerusakan.
Tim kepolisian segera melakukan penjagaan area dan mengatur arus lalu lintas agar proses penanganan berjalan tanpa mengganggu aktivitas kendaraan di sekitar lokasi kebakaran yang terbilang cukup ramai pada akhir pekan.
Setelah dilakukan pemadaman intensif hampir satu jam, tim Damkar menyatakan api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 12.21 WIB dan memulai proses pendinginan di titik–titik rawan bahaya.
Dari hasil pendataan awal di lapangan, sedikitnya enam bangunan mengalami kerusakan berat akibat kobaran api yang menyebar dengan cepat sebelum tim tiba di lokasi.
Pihak medis dari PSC 119 melaporkan adanya dua korban dari insiden ini dengan rincian satu orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal kemudian dibawa menuju RS Sartika Asih oleh unit SRR 04 T21 untuk pemeriksaan lanjutan dan keperluan identifikasi.
Sementara itu, PLN Kota Bandung melakukan pemutusan jaringan listrik sementara di area terdampak untuk meminimalkan risiko lanjutan seperti korsleting atau percikan arus yang dapat memicu kebakaran susulan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab utama kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian serta tim terkait untuk memastikan apakah kejadian ini dipicu faktor kelalaian, kondisi instalasi listrik, atau sumber lain.***









