KoranBandung.co.id – Pengungkapan kasus begal yang menimpa seorang pengemudi ojek online di Cileunyi menjadi sorotan setelah dua pelaku berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari sepekan.
Peristiwa yang menegangkan tersebut terjadi di kawasan Vila Bandung Indah, Desa Cileunyi Kulon, Kabupaten Bandung.
Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang masuk dan mengamankan para pelaku berikut barang bukti yang berkaitan dengan aksi kejahatan tersebut.
Menurut laporan resmi yang diterima dari Polsek Cileunyi, kejadian bermula ketika seorang pengemudi ojek online bernama Mugni Fauzan menerima pesanan perjalanan melalui aplikasi InDrive.
Tujuan pemesanan tercatat dari wilayah Taman Sari Manglayang Regency menuju kawasan Jatinangor.
Ketika hendak menjemput penumpang, korban didatangi seorang pria yang melambaikan tangan dan mengaku sebagai pengguna layanan.
Pria tersebut diketahui sebagai pelaku pertama yang diduga sudah merencanakan tindak kriminal tersebut.
Setelah korban berhenti dan mencoba memastikan identitas pemesan, situasi seketika berubah menegangkan.
Pelaku tiba-tiba mengarahkan senjata tajam ke arah pengemudi dan berupaya melukai korban.
Aksi yang berlangsung cepat itu memaksa korban mengambil langkah penyelamatan diri daripada mempertahankan kendaraan.
Sabetan senjata tajam tersebut tidak mengenai tubuh korban karena ia berhasil kabur tepat sebelum pelaku menghunuskan serangan berikutnya.
Pelaku yang kehilangan kendali atas target kemudian mengambil motor korban dan kabur dari lokasi kejadian.
Tidak hanya satu orang, tetapi aksi tersebut turut melibatkan pelaku kedua yang diduga mengawasi kondisi sekitar untuk memperlancar proses pencurian.
Kerugian yang dialami korban dilaporkan langsung ke pihak kepolisian tidak lama setelah ia menemukan posisi aman.
Unit Reskrim Polsek Cileunyi menerima laporan tersebut dan langsung memulai penyelidikan secara menyeluruh.
Pengumpulan keterangan dari korban serta penelusuran barang bukti menjadi tahapan awal yang dilakukan tim penyidik.
Setelah mengamankan beberapa petunjuk, polisi mendapati identitas salah satu pelaku yang kemudian ditangkap tanpa perlawanan.
Penangkapan berlangsung cepat sebagai tindak lanjut dari rangkaian penyelidikan yang diarahkan secara terstruktur.
Pelaku kedua menyusul diamankan setelah polisi mengembangkan keterangan dari tersangka yang lebih dahulu tertangkap.
Keberhasilan penangkapan dua pelaku begal ini disampaikan secara resmi oleh Kapolsek Cileunyi, AKP Anggy Prasetiyo.
Beliau menjelaskan bahwa pengungkapan cepat dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan kerja cepat anggota reskrim Polsek Cileunyi.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui pernyataan Kapolsek menuturkan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Bandung.
Beliau menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius terutama jika berkaitan dengan tindak kekerasan bersenjata.***









