KoranBandung.co.id – Kekalahan Persib Bandung dari Lion City Sailors memunculkan isu besar soal masa depan sejumlah pemain di skuat Maung Bandung.
Hasil pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 ini bukan hanya menutup laga dengan pahit, tetapi juga membuka babak baru tentang kemungkinan perombakan komposisi pemain oleh pelatih Bojan Hodak.
Sinyal perubahan itu muncul usai Bojan memberikan pernyataan bernada tajam yang mengarah pada evaluasi menyeluruh terhadap performa para pemainnya.
Pertandingan di Bishan Stadium, Rabu malam 26 November 2025, menampilkan duel yang terbuka dan sarat tensi sejak peluit pertama dibunyikan.
Persib langsung tampil agresif dan mencoba mengambil kendali permainan, namun mereka justru kecolongan oleh serangan balik cepat tuan rumah.
Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit, Maung Bandung harus menerima kenyataan pahit ketika bola chip Lennart Thy melewati penjagaan bek dan mendarat mulus ke gawang Teja Paku Alam.
Beberapa pemain Persib sempat melancarkan protes keras karena merasa terjadi handball sebelumnya, tetapi keputusan wasit tetap tidak berubah karena tidak ada pelanggaran yang diberikan.
Persib langsung merespons melalui Frans Putros yang melakukan tusukan ke lini depan dan melepaskan tembakan mendatar pada menit ke-11, membuat skor kembali seimbang 1-1.
Perlahan pertandingan berubah menjadi adu serangan cepat dari kedua kubu tanpa ada tanda menurunnya tempo permainan.
Babak pertama berakhir tanpa pemenang, namun energi para pemain kedua tim terlihat belum habis.
Memasuki babak kedua, putaran pertandingan semakin tinggi ketika Persib menemukan ritme permainan terbaiknya.
Gelandang kreatif Haye menggulirkan umpan presisi ke arah Andrew Jung yang menyelesaikan peluang melalui sundulan akurat dan mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-56.
Dominasi Persib mulai terbentuk dengan statistik penguasaan bola mencapai 58 persen serta total 17 percobaan tembakan yang diarahkan ke gawang Lion City.
Namun angin kemenangan itu hanya bertahan sebentar karena koordinasi pertahanan kembali goyah.
Shawal Anuar memanfaatkan celah dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-62 meski sempat menimbulkan perdebatan mengenai potensi offside.
Tanpa kehadiran VAR, keputusan wasit menjadi final sehingga Persib harus menerima keadaan tersebut.
Momentum kembali jatuh ke tangan Lion City Sailors ketika Anderson Lopes memanfaatkan ruang kosong dan memenangkan duel sprint sebelum menuntaskan peluang pada menit ke-71 yang membawa skor menjadi 3-2.
Meski tekanan berulang kali dilakukan Persib hingga menit akhir, tidak ada gol tambahan yang berhasil diciptakan.
Kekalahan ini tidak hanya mencoreng performa Persib di level Asia, tetapi juga memunculkan polemik internal yang kini menjadi sorotan publik.
Selepas pertandingan, Bojan Hodak menyampaikan pernyataan yang mengisyaratkan ketidakpuasan, terutama pada pemain yang masuk di babak kedua.
Terlihat nada evaluasi yang tegas ketika ia menekankan bahwa beberapa pemain tidak menunjukkan kepercayaan diri dan tidak bermain di level yang diharapkan.
Pernyataan tersebut memberi sinyal kuat bahwa pelatih asal Kroasia itu mulai mempertimbangkan seleksi ulang terhadap skuadnya.
Di kalangan bobotoh, spekulasi mulai mengarah pada beberapa nama pemain asing yang dinilai belum mampu menunjukkan performa maksimal.
Namun teka-teki ini baru bisa terjawab setidaknya hingga putaran pertama Liga Super Indonesia berakhir.***








