Dugaan Kronologi Aksi Pengeroyokan di Depan Kantor BRI Cimindi Jalan Mahar Martanegara
Gambar hanya ilustrasi.

Dugaan Kronologi Aksi Pengeroyokan di Depan Kantor BRI Cimindi Jalan Mahar Martanegara

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Peristiwa pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial T di Jalan Mahar Martanegara pada Sabtu malam kembali memicu keprihatinan atas keamanan publik di wilayah Cimahi.

Upaya cepat kepolisian yang berhasil mengamankan sejumlah pelaku menjadi perhatian utama publik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 22 November 2025 sekitar pukul 21.30 WIB di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Berdasarkan data yang diperoleh, seorang saksi yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online menjadi orang pertama yang melihat situasi tidak biasa dari arah Flyover Cimindi.

Saksi itu semula hanya menunggu pesanan sambil memantau lingkungan sekitar yang saat itu masih ramai lalu lintas warga.

Kelompok berjumlah sekitar sepuluh orang berjalan kaki menuju arah Pasar Cimindi tanpa menunjukkan gelagat mencolok.

Baca Juga:  Monitoring PJU Kota Bandung, Wakil Wali Kota Soroti Pencurian Kabel dan Kerawanan Sosial

Namun ketika mereka sampai di depan kantor BRI Cimindi, suasana tiba-tiba berubah tegang dan menimbulkan keributan yang menarik perhatian warga sekitar.

Kelompok itu langsung meneriaki seorang pria yang kemudian diketahui sebagai T, seolah menuduhnya melakukan kesalahan tertentu.

Tidak jelas apa yang menjadi pemicu amarah mereka, tetapi serangan pun terjadi secara cepat dan mengagetkan saksi.

Korban sempat terlihat berusaha menghindar namun jumlah pelaku yang banyak membuatnya tidak memiliki kesempatan melarikan diri.

Serangan dilakukan secara brutal dengan memukul korban menggunakan tangan kosong secara bertubi-tubi.

T yang tidak memiliki daya untuk membela diri akhirnya jatuh tersungkur di atas aspal jalan.

Baca Juga:  BPOM Sita 69 Merek Kosmetik Ilegal, Mayoritas Impor dari Tiongkok, Beredar di Cimahi

Kondisi korban semakin memburuk karena pelaku terus melakukan kekerasan tanpa memedulikan keselamatan korban.

Para pelaku tampak dikuasai emosi sehingga melakukan tindak penganiayaan secara membabi buta.

Warga yang menyaksikan pengeroyokan tersebut mengaku takut untuk mendekat karena jumlah pelaku yang cukup banyak dan bersikap agresif.

Setelah korban tak sadarkan diri, para pelaku segera melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Masyarakat yang semula ketakutan kemudian berani mendekat setelah situasi dianggap aman.

Warga yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan cepat untuk memberikan pertolongan darurat kepada T.

Korban segera dibawa ke RS Cibabat untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka serius pada bagian tubuhnya.

Baca Juga:  Diduga Seorang Pria Terlindas Truk di Leuwigajah Cimahi

Hingga kini, kepolisian telah berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat pengeroyokan tersebut.

Aparat masih mengejar pelaku lain yang kemungkinan ikut berperan dalam aksi kriminal itu.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.