KoranBandung.co.id – Gardu listrik di kawasan pusat Kota Bandung mengalami ledakan dan mengeluarkan asap hingga memicu respons cepat dari layanan darurat pada Sabtu pagi.
Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran warga karena lokasinya berada di area padat aktivitas dan berdekatan dengan permukiman.
Kejadian tersebut langsung mendapatkan penanganan berlapis dari PSC 119 Dinkes Kota Bandung dan PLN Kota Bandung melalui koordinasi yang dilakukan oleh Bandung Siaga 112.
Ledakan yang terjadi di gardu listrik pada Sabtu, 22 November 2025 pukul 10.28 WIB di Jl. Buton, Kb. Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan keamanan pasokan listrik di pusat kota.
Informasi awal menyebutkan bahwa gardu listrik tersebut mengeluarkan asap cukup pekat sehingga memicu laporan dari masyarakat yang diteruskan melalui kanal resmi Bandung Siaga 112.
Pelaporan pertama dicatat dalam sistem dengan nomor tiket L11763870368 atas laporan yang disampaikan oleh warga bernama Bapak Y yang menyaksikan adanya asap dari arah gardu.
Pelapor menjelaskan kondisi visual yang tampak mengkhawatirkan sehingga operator 112 segera melakukan validasi dan menghubungkan laporan tersebut kepada PLN Kota Bandung untuk tindak lanjut.
Pihak Bandung Siaga 112 menyatakan bahwa laporan dinyatakan valid hanya satu menit setelah diterima, menunjukkan ketepatan prosedur dalam menilai risiko gangguan teknis pada infrastruktur vital.
Proses penanganan pun berlangsung cepat karena pada pukul 10.30 WIB operator langsung melakukan koordinasi formal dengan pihak PLN untuk pengiriman unit teknis.
Petugas 112 terus memonitor situasi di lokasi sejak laporan diterima hingga kedatangan tim teknis dari PLN.
Pada pukul 10.42 WIB, unit penanganan PLN dilaporkan telah bergerak menuju lokasi setelah menerima instruksi resmi terkait kondisi emergensi.
Tim PLN akhirnya tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.10 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap gardu yang terdampak.
Informasi dari petugas lapangan menyebutkan bahwa analisis awal dilakukan dengan memeriksa kemungkinan korsleting internal maupun potensi kerusakan akibat beban berlebih.
Asap yang sempat terlihat oleh warga diperkirakan berasal dari komponen yang mengalami panas berlebih sehingga memicu reaksi berhenti otomatis pada sistem proteksi gardu.
Petugas PLN kemudian melakukan prosedur pengamanan standar untuk memastikan tidak ada residu panas yang dapat kembali memicu kejadian serupa.
Penanganan teknis berlangsung hingga pukul 11.26 WIB ketika tim PLN menyatakan proses perbaikan dan pengamanan area telah selesai.
Tim teknis juga memastikan bahwa jalur listrik di sekitar lokasi sudah kembali stabil pasca penanganan, meski evaluasi lanjutan tetap dijadwalkan untuk memastikan kelancaran beban distribusi.***









