Karyawan Kebun Teh Malabar Gelar Demo Tuntut Keadilan atas Perusakan Lahan di Pangalengan
Karyawan kebun teh Malabar berdemo menuntut penindakan tegas kasus perusakan lahan. (Sumber: Instagram/Seputarbandungkota)

Karyawan Kebun Teh Malabar Gelar Demo Tuntut Keadilan atas Perusakan Lahan di Pangalengan

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Aksi demonstrasi para karyawan kebun teh di Pabrik Teh Malabar, Pangalengan, pada Selasa 25 November 2025 menjadi sorotan karena tuntutan mereka atas keadilan terhadap kasus perusakan lahan yang belum terselesaikan.

Peristiwa ini mencerminkan keresahan pekerja yang mengandalkan kebun teh sebagai sumber utama penghidupan.

Di tengah dinginnya udara Pangalengan, gelombang aspirasi buruh berkumpul meminta perlindungan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku perusakan yang hingga kini masih berkeliaran.

Demonstrasi tersebut terjadi di kawasan Pabrik Teh Malabar yang selama ini menjadi pusat produksi teh dan tempat ratusan pekerja menggantungkan hidup.

Para pekerja turun ke lapangan dengan membawa keresahan yang telah menumpuk dari waktu ke waktu terkait maraknya aksi pengrusakan di area perkebunan teh.

Baca Juga:  Kecelakan di Jalan Caringin Padalarang Libatkan Mobil Box dan Pick Up Sampah

Lahan yang semestinya menjadi ruang produktif bagi pemetik, sortir, dan pekerja ladang kini justru terancam rusak akibat tindakan pihak tak bertanggung jawab.

Dari laporan yang berkembang, perusakan kebun teh bukan kejadian baru melainkan persoalan yang telah berlangsung cukup lama dan tidak kunjung menemukan titik penyelesaian.

Karyawan merasa aktivitas mereka terganggu karena tanaman teh yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga perlahan mengalami penurunan kualitas akibat lahan yang dirusak.

Perusahaan yang membawahi operasional kebun, yakni PTPN I Regional 2, dikabarkan telah menempuh berbagai upaya termasuk melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

Namun meski laporan telah dilakukan dan patroli malam rutin digelar oleh pengelola kebun, perusakan kembali muncul seperti rantai masalah yang tak terputus.

Baca Juga:  Kecelakaan Motor di Flyover Cimindi Cimahi! Pengendara Motor Luka di Kepala Setelah Tabrak Pembatas Jalan Saat Hujan

Para pekerja yang turun aksi berharap adanya langkah lebih konkret dari penegak hukum agar pelaku perusakan tidak hanya diproses tetapi juga ditindak tegas sebagai bentuk jaminan keamanan bagi buruh.

Tuntutan utama para pekerja adalah kepastian hukum yang jelas agar kasus serupa tidak terulang dan kebun dapat dipulihkan sebagaimana mestinya.

Di sisi lain, aksi ini memperlihatkan bagaimana pekerja memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan produksi teh yang selama bertahun-tahun menjadi komoditas unggulan di wilayah Pangalengan.

Jika kebun terus dirusak, dikhawatirkan akan terjadi penurunan hasil panen yang berimbas langsung pada produksi dan keberlangsungan pemasaran teh Malabar.

Baca Juga:  Terduga Maling Motor Dikepung Warga di Dekat Pasar Cibeureum Ciwidey Kabupaten Bandung

Buruh yang terlibat dalam demo menggambarkan bahwa upaya pengamanan internal yang dilakukan perusahaan belum cukup memberikan rasa aman di lapangan.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.