Kebakaran Ruko Akuarium dan Bengkel di Ciroyom Andir Bandung
Petugas Damkar Bandung lakukan pemadaman kebakaran kios di Ciroyom Barat, Andir. (Sumber: Dokumentasi Damkar Bandung)

Kebakaran Ruko Akuarium dan Bengkel di Ciroyom Andir Bandung

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Kebakaran melanda sebuah bangunan komersial di kawasan Ciroyom Barat, Kota Bandung pada Sabtu dini hari.

Insiden tersebut memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Respon cepat petugas gabungan membuat api tidak merembet ke bangunan lain di lingkungan padat tersebut.

Kejadian kebakaran terjadi di Jl. Ciroyom Barat No. 42E, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung pada Sabtu, 22 November 2025 sekitar pukul 00.50 WIB.

Lokasi kejadian berada di area komersial yang dikenal ramai dengan aktivitas kios usaha warga.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan sebuah kios akuarium serta satu bengkel motor yang berada dalam satu area ruko.

Warga sekitar menjadi pihak pertama yang menyadari adanya kobaran api yang semakin membesar.

Seorang warga segera meminta bantuan dengan menghubungi layanan darurat untuk melaporkan situasi tersebut.

Baca Juga:  Penemuan Jenazah Pria di Pasar Baru Bandung, Dugaan Bunuh Diri Dalam Penyelidikan

Petugas langsung melakukan validasi laporan hanya satu menit setelah menerima aduan dari warga.

Setelah laporan dinyatakan valid, koordinasi cepat dilakukan dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung.

Pihak PLN Kota Bandung juga turut dilibatkan untuk mengantisipasi bahaya dari jaringan listrik di bangunan yang tengah terbakar.

Tak hanya itu, PSC 119 turut diterjunkan untuk memastikan kesiapan penanganan medis apabila terdapat korban luka akibat kejadian tersebut.

Respon gabungan tersebut menunjukkan sistem penanganan kebakaran yang terintegrasi dan sigap dalam menangani situasi gawat darurat.

Petugas Damkar berangkat menuju lokasi pada pukul 00.53 WIB setelah menerima konfirmasi kejadian dari pusat komunikasi.

Dalam waktu lima menit setelah keberangkatan, armada pemadam tiba di lokasi pada pukul 00.58 WIB.

Response time penanganan tercatat hanya delapan menit, menunjukkan kinerja cepat dan efisien dalam situasi kritis.

Baca Juga:  Penjaga Kos di Margahayu Raya Keluhkan Orang Tak Dikenal Minta Sumbangan Secara Paksa

Di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar dan mulai mengancam bangunan lain yang berdekatan.

Warga sekitar turut membantu proses awal pemadaman dengan peralatan sederhana sambil menantikan kedatangan petugas.

Situasi sempat menimbulkan kepanikan karena area yang terbakar berada di kawasan padat usaha yang mudah tersulut api.

Petugas dari PLN melakukan pemutusan arus listrik di area tersebut untuk mencegah percikan yang dapat memperburuk keadaan.

PSC 119 bersiaga untuk memberikan pertolongan apabila ditemukan korban yang mengalami sesak napas atau luka bakar.

Pemilik kios akuarium bernama Rosid turut memberikan keterangan kepada petugas mengenai awal kejadian yang sempat ia lihat.

Pemilik menjelaskan bahwa saat ia menyadari keberadaan api, kobaran sudah cukup besar hingga sulit untuk dikendalikan.

Baca Juga:  Dugaan Kronologi Awal Kebakaran di SPBU 34.405.11 Cimahi Selatan Serta Taksiran Kerugiannya

Keterangan awal tersebut membuat penyelidikan harus dilakukan lebih mendalam oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab kebakaran.

Api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada sekitar pukul 02.02 WIB setelah petugas bekerja keras selama lebih dari satu jam.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.