KoranBandung.co.id – Kebakaran yang terjadi di kawasan Jl. L.E. Martadinata, Kota Bandung pada Jumat malam memunculkan keprihatinan publik terhadap kesiapsiagaan bangunan bertingkat di pusat kota.
Insiden yang berlangsung cepat tersebut membuat aparat pemadam kebakaran harus bergerak sigap untuk mencegah api merambat ke area lain.
Kebakaran yang melanda sebuah bangunan di Jl. L.E. Martadinata, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung pada Jumat, 14 November 2025 sekitar pukul 18.38 WIB sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Api dilaporkan muncul dari salah satu ruangan sauna wanita yang terletak di lantai 10 bangunan.
Sumber internal manajemen menyebutkan bahwa titik api pertama kali terlihat oleh salah satu karyawan yang sedang bertugas melakukan pengecekan rutin area sauna.
Menurut penuturan manajemen, asap mulai tercium dari balik salah satu panel kayu sauna sebelum akhirnya terlihat semburat cahaya api yang semakin membesar dalam hitungan menit.
Karyawan yang menemukan kondisi tersebut segera melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia.
Respons cepat tersebut disebut mampu menahan laju api meski tak cukup untuk memadamkan sumber panas yang telah membesar di bagian dalam konstruksi sauna.
Manajemen bangunan kemudian langsung menghubungi Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melalui layanan darurat 022-113 untuk meminta penanganan profesional.
Laporan diterima oleh pusat komando damkar yang segera mengerahkan unit terdekat menuju lokasi kejadian.
Beberapa warga sekitar melaporkan melihat kepulan asap tipis yang keluar dari lantai atas bangunan sebelum mobil pemadam tiba.
Petugas pemadam yang datang ke lokasi langsung melakukan pembagian tugas untuk memastikan jalur evakuasi aman dan titik api dapat dilokalisasi dengan cepat.









