KoranBandung.co.id – Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua di Jalan Surapati, Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, pada Kamis pagi, 13 November 2025.
Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami dislokasi pada tangan, sementara satu korban lainnya menderita cedera di bagian kaki.
Petugas gabungan dari Posko PMI Kota Bandung, BKO Polrestabes Bandung, serta tim ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat.
Menurut laporan yang diterima tim tanggap darurat 112 pada pukul 06.52 WIB, kecelakaan terjadi di sekitar pos polisi Surapati, salah satu titik ramai lalu lintas pada jam berangkat kerja.
Tim 112 menerima laporan dari seorang warga bernama melalui pesan WhatsApp, yang kemudian segera divalidasi dan diteruskan kepada pihak terkait.
Hanya dua menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 06.54 WIB, petugas melakukan validasi untuk memastikan lokasi kejadian dan kondisi korban.
Pada pukul 06.57 WIB, laporan dinyatakan valid, dan diketahui bahwa petugas kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan area.
Satu menit kemudian, tim 112 langsung berkoordinasi dengan Posko PMI Kota Bandung untuk mengirimkan bantuan medis ke lokasi kejadian.
Bersamaan dengan itu, tim dari BKO Polrestabes Bandung turut dikerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan parah.
Pada pukul 06.59 WIB, tim Posko PMI mulai mempersiapkan perlengkapan dan kendaraan ambulans untuk menuju lokasi kecelakaan.
Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 07.01 WIB, tim ATCS Dishub Kota Bandung turut memberikan bantuan dengan mengatur arus lalu lintas menggunakan sistem pemantauan CCTV dan petugas lapangan.
Kehadiran ATCS Dishub membantu memastikan jalur tetap terbuka bagi kendaraan darurat yang menuju lokasi kejadian.
Pukul 07.09 WIB, tim ATCS mengonfirmasi bahwa ambulans dari Posko PMI Kota Bandung telah tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
Petugas medis segera melakukan penanganan terhadap korban dengan kondisi dislokasi tangan dan luka pada bagian kaki.
Korban yang mengalami dislokasi mendapat stabilisasi awal di tempat kejadian, sementara korban lainnya diberikan perawatan untuk menghentikan pendarahan ringan.
Petugas juga melakukan asesmen awal guna memastikan tidak ada cedera lain yang lebih serius pada kedua korban.
Setelah mendapatkan penanganan awal di lokasi, kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju Rumah Sakit Santo Yusuf untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.***









