KoranBandung.co.id – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Kota Bandung pada Kamis malam.
Peristiwa ini melibatkan dua sepeda motor dengan tiga orang korban yang membutuhkan penanganan cepat.
Sistem tanggap darurat lintas instansi kembali diuji melalui koordinasi berlapis antara PSC 119, 112, PMI, dan rumah sakit terdekat.
Kecelakaan tersebut dilaporkan pertama kali oleh seorang warga bernama Bapak Miftah yang menyampaikan informasi adanya tabrakan antara dua sepeda motor di depan gerai makanan cepat saji Richeese Factory Buah Batu.
Lokasi persis kejadian berada di Jl. Buah Batu No. 243, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat yang merupakan salah satu jalur padat kendaraan terutama pada malam hari.
Laporan masuk sekitar pukul 21.22 WIB melalui layanan darurat 112 Kota Bandung yang langsung memicu rangkaian validasi dan koordinasi lintas instansi.
Petugas 112 melakukan proses verifikasi cepat hanya satu menit setelah laporan diterima untuk memastikan akurasi informasi sebelum diteruskan ke unit terkait.
Hasil validasi pada pukul 21.24 WIB menegaskan bahwa insiden memiliki tingkat urgensi tinggi sehingga membutuhkan dukungan medis dan keamanan secara simultan.
Koordinasi pertama dilakukan dengan PMI pada pukul 21.24 WIB untuk memastikan kesiapan tenaga medis dan armada yang dapat bergerak menuju lokasi.
Pada pukul 21.25 WIB, komunikasi berlanjut dengan BAT sebagai bagian dari prosedur pengamanan wilayah untuk kecelakaan malam hari.
Tidak lama berselang, PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung menerima laporan resmi pada pukul 21.26 WIB dan memulai mobilisasi tim.
Sementara itu, laporan kejadian juga disampaikan kepada BKO Polrestabes Bandung pada pukul 21.31 WIB untuk memastikan pengaturan lalu lintas dan mitigasi potensi risiko tambahan di sekitar lokasi.
Kehadiran aparat kepolisian diperlukan untuk membuka akses jalan dan meminimalkan kemacetan di jalur yang pada jam tersebut masih ramai dilintasi warga.
Tim PSC 119 tiba di lokasi pada pukul 21.37 WIB dan menemukan bahwa satu unit ambulans dari RS Guntur telah lebih dulu berada di tempat kejadian.
Kehadiran dua unit medis tersebut mempercepat proses triase korban yang terdiri dari tiga orang dengan tingkat luka berbeda.
Petugas melakukan penilaian awal untuk menentukan korban yang membutuhkan evakuasi tercepat berdasarkan tingkat cedera dan respons fisik.
Pada pukul 21.39 WIB, PSC 119 masih melakukan tindakan penanganan lanjutan di lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh korban sebelum dipindahkan ke fasilitas kesehatan.
Korban pertama kemudian dievakuasi oleh tim RS Guntur menuju Rumah Sakit Mayapada pada pukul 21.41 WIB setelah dinilai membutuhkan perawatan lebih intensif.
Korban kedua, berdasarkan informasi dari pelapor pada pukul 21.55 WIB, mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di lokasi sebelum dilakukan observasi lanjutan.
Sementara korban ketiga dibawa menuju Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) oleh tim PSC 119 pada pukul 21.56 WIB setelah mendapatkan tindakan stabilisasi di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dugaan kronologi maupun identitas para korban.***









