KoranBandung.co.id – Pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, dilaporkan terjadi lakalantas berupa tabrakan beruntun yang setidaknya melibatkan tiga kendaraan.
Tiga kendaraan tersebut adalah truk yang masing-masing membawa muatan bata, truk boks, dan truk yang membawa ternak ayam.
Diduga, kecelakaan ini adalah tabrakan beruntun yang membuat bagian depan dan belakang truk mengalami kerusakan.
Terlihat, salah satu truk mengalami ringsek cukup parah pada bagian depan sehingga membuat cairan radiator berhamburan di jalan.
Belum ada keterangan resmi dari polisi akan insiden ini. Namun yang jelas, kemacetan tak terhindarkan.
Terpantau, meski sudah tengah malam, namun arus lalu lintas cukup ramai dan mengular karena insiden ini.
Tidak ada laporan korban jiwa atas insiden ini. Dugaan sementara dari saksi di lokasi, diduga salah satu truk (yang paling depan) melakukan rem mendadak untuk mengindari (kecelakaan dengan) motor.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di kawasan Rajamandala Kabupaten Bandung Barat.
Pasalnya, baru kemarin (27/11/2025) terjadi kecelakaan “adu banteng” antara mobil pick up dan mobil minibus di jalan cagak.
Sedangkan kecelakaan maut di wilayah Rajamandala terjadi pada 25 November 2025, tepatnya di Jembatan eks tol Rajamandala.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan truk dan angkot serta setidaknya menewaskan 3 orang.
Banyak warga yang menyoroti PJU untuk penerangan jalan yang minim. Serta beberapa ruas titik jalan yang dinilai berbahaya karena berlubang.***









