Korban Kejang-kejang dalam Kecelakaan Motor di Cipaganti Cepat Ditangani Tim PSC 119 Kota Bandung
Gambar hanya ilustrasi.

Korban Kejang-kejang dalam Kecelakaan Motor di Cipaganti Cepat Ditangani Tim PSC 119 Kota Bandung

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengendara motor di kawasan Cipaganti mendapat penanganan cepat dari layanan gawat darurat Kota Bandung.

Respons sigap ini menunjukkan kesiapsiagaan sistem layanan darurat kota dalam menangani insiden kritis di jalan raya.

Koordinasi yang cepat antara pelapor, Call Center 112, dan Dinas Kesehatan melalui PSC 119 menjadi kunci penyelamatan korban.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin, 24 November 2025, sekitar pukul 19.42 WIB di Jalan Cipaganti No.84, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Seorang pengendara motor disebut mengalami kondisi kejang-kejang setelah kecelakaan tersebut.

Pelapor bernama Bapak F segera menghubungi layanan Call Center 112 untuk meminta pertolongan medis darurat.

Baca Juga:  Hooligans Pembantai Artinya Apa? Ternyata Ini

Laporan diterima oleh petugas pada pukul 19.42 WIB dan langsung divalidasi beberapa menit kemudian.

Validasi dilakukan untuk memastikan lokasi, kondisi korban, serta tingkat kegawatdaruratan insiden agar tindakan dapat dilakukan dengan tepat.

Pada pukul 19.45 WIB status laporan dinyatakan valid dan darurat.

Petugas Call Center 112 kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui PSC 119.

Koordinasi tersebut berlangsung cepat, hanya berselang satu menit setelah laporan dinyatakan valid.

Pada pukul 19.48 WIB, tim medis PSC 119 langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Baca Juga:  Budaya Cancel Culture Adalah Apa? Ini Tujuan Cancel Culture yang Sebenarnya

Kehadiran tim medis di lokasi terpantau pada pukul 19.51 WIB atau sekitar sembilan menit setelah laporan pertama masuk.

Respons cepat ini memperkecil risiko memburuknya kondisi korban yang mengalami kejang-kejang.

Tim PSC 119 segera melakukan penanganan darurat di tempat kejadian untuk menstabilkan kondisi korban sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

Penanganan di lokasi menjadi langkah penting untuk memastikan fungsi vital korban tetap terjaga.

Pengendara lain dan masyarakat sekitar disebut menjaga area sekitar agar proses penanganan tidak terganggu oleh arus lalu lintas.

Situasi lalu lintas di kawasan tersebut sempat melambat namun tetap terkendali.

Baca Juga:  Ledakan Gardu Listrik di Babakan Ciparay Picu Pemadaman, Penanganan Cepat Pulihkan Kondisi

Aparat keamanan setempat memastikan bahwa tidak ada hambatan tambahan yang mengancam keselamatan petugas maupun korban.

Pada pukul 20.00 WIB, tim PSC 119 mengakhiri penanganan dan kembali ke markas komando setelah memastikan kondisi korban tertangani.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.