KoranBandung.co.id – Terjadi kecelakaan dengan korban luka di Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Minggu malam.
Laporan darurat diterima layanan 112 saat aktivitas lalu lintas di kawasan Babakan Penghulu masih cukup padat.
Respons cepat dari Bandung Ambulan Transport (BAT) dan relawan TCT memastikan penanganan korban berlangsung efisien.
Insiden kecelakaan kendaraan roda dua kembali terjadi di Kota Bandung pada Minggu, 16 November 2025, yang kali ini menimpa seorang pengendara di kawasan Jl. Soekarno-Hatta, Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Bapak W yang menyampaikan adanya korban luka pada bagian pelipis dan mulut akibat kecelakaan tunggal yang dialami pengendara.
Layanan darurat 112 mencatat laporan masuk pada pukul 22.45 WIB, yang kemudian menjadi awal dari rangkaian respons cepat berbagai pihak dalam penanganan insiden tersebut.
Petugas layanan 112 langsung melakukan validasi kepada pelapor satu menit setelah laporan diterima, guna memastikan akurasi informasi yang akan ditindaklanjuti.
Konfirmasi resmi bahwa laporan valid diterima pada pukul 22.51 WIB dan segera dilanjutkan dengan koordinasi dengan tim medis Bandung Ambulan Transport (BAT).
Tim BAT yang menerima informasi pada pukul 22.54 WIB langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk menjemput korban dan memberikan penanganan lanjutan.
Upaya respons terhadap insiden ini juga melibatkan relawan TCT yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sehingga dapat melakukan assessment awal sebelum tim medis tiba.
Pada pukul 23.12 WIB, relawan TCT melaporkan bahwa petugas BAT telah tiba di tempat kejadian dan mulai melakukan tindakan medis terhadap korban.
Korban yang mengalami luka pada pelipis dan bagian mulut langsung mendapat penanganan stabilisasi kondisi sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Hasil koordinasi lapangan menunjukkan bahwa keseluruhan proses penanganan berjalan lancar tanpa hambatan meskipun kondisi lalu lintas di sekitar lokasi cukup padat.
Tim BAT memastikan bahwa prioritas mereka adalah meminimalkan risiko lanjutan pada korban sebelum proses evakuasi dilakukan.
Pada pukul 23.29 WIB, laporan akhir menyatakan bahwa korban telah dibawa ke RS Humana Prima untuk mendapatkan perawatan medis lebih lengkap.***









