KoranBandung.co.id – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di ruas Tol Purbaleunyi, tepatnya Km 124 Jalur B Padalarang, Bandung Barat, Sabtu (29/11/2025) pagi.
Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini memunculkan perhatian publik karena menyebabkan satu unit truk terguling dan beberapa pengendara mengalami luka.
Polisi memberikan penjelasan resmi terkait kronologi kecelakaan tersebut serta faktor pemicu yang diduga menjadi penyebab utama tabrakan.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Tol Purbaleunyi jalur arah Bandung ini menambah catatan insiden lalu lintas di kawasan Padalarang yang dikenal kerap padat terutama saat akhir pekan.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan aparat kepolisian, tiga kendaraan yang terlibat adalah Toyota Kijang Innova bernomor polisi D 1124 GU, truk Hino boks Z 8381 CQ, serta Toyota Rush D 1624 MJ.
Pejabat kepolisian yang menangani langsung penanganan perkara, Iptu Yusup Gustiana selaku Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Cimahi, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh hilangnya kendali pada kendaraan Innova yang dikemudikan oleh pengemudi berusia 18 tahun berinisial DS.
Polisi mendapati bahwa Innova tersebut melaju di bahu kiri jalan dengan kecepatan tinggi dan diduga pengemudi kurang mampu mengendalikan kendaraan saat kondisi jalan melengkung.
Benturan pertama terjadi ketika Innova menabrak bagian belakang truk Hino yang tengah melaju stabil di jalur utama.
Dampak benturan membuat truk kehilangan keseimbangan dan terguling ke sisi jalan sehingga menghambat arus kendaraan dari arah belakang.
Sementara itu, Toyota Rush yang meluncur tepat di belakang truk berusaha menghindar dengan melakukan pengereman mendadak.
Upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil karena kendaraan lain di belakang Rush justru menabraknya sebelum kemudian pengemudi memilih melanjutkan perjalanan tanpa berhenti.
Polisi menyebut tiga orang mengalami luka ringan dari insiden ini dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di fasilitas medis terdekat.
Kondisi kendaraan terlihat mengalami kerusakan pada beberapa bagian bodi dengan tingkat kerusakan paling parah berada pada truk Hino.***









