Pura-Pura Kehabisan Bensin, Modus Penipu di Jalur Bandung–Garut Kian Meresahkan
Gambar hanya ilustrasi.

Pura-Pura Kehabisan Bensin, Modus Penipu di Jalur Bandung–Garut Kian Meresahkan

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Bandung–Garut pada malam hari menyusul maraknya modus penipuan bermotor.

Kawasan RKM Rancaekek hingga Parakan Muncang menjadi titik yang belakangan disebut rawan lantaran minim penerangan.

Informasi mengenai pola kejahatan baru ini mencuat setelah seorang pengendara mengungkapkan pengalamannya menjadi korban.

Peristiwa bermula ketika korban mendapati seorang pria mendorong sepeda motor di lokasi yang sepi pada malam hari.

Gestur pelaku yang tampak kelelahan memancing empati korban untuk berhenti dan menawarkan pertolongan.

Pelaku lalu bercerita bahwa dirinya kehabisan bensin dan kehilangan dompet sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Korban yang merasa iba akhirnya memberikan sejumlah uang untuk membantu pelaku membeli bahan bakar.

Tindakan tersebut dilakukan korban tanpa prasangka buruk karena kondisi pelaku terlihat meyakinkan.

Baca Juga:  PT Protex Indonesia di Taman Kopo Indah 2 Kabupaten Bandung Alami Kebakaran, Asap Pekat Membubung

Namun, kebaikan itu justru berujung pada aksi penipuan yang tidak disangka-sangka.

Menurut keterangan korban, kejadian serupa ternyata telah ia alami sekitar delapan hari sebelumnya di titik jalan yang berbeda.

Saat itu, pelaku mengaku kehabisan bensin di depan pabrik Kewalram dan meminta bantuan menuju SPBU Ciburaleng.

Korban saat itu memberikan uang dan bantuan tanpa mencurigai adanya tindakan yang mencurigakan.

Pelaku kala itu tampak menerima bantuan tersebut dengan sikap yang seolah-olah tulus dan membutuhkan.

Korban tidak pernah menduga bahwa pertemuan itu ternyata bukan kali terakhir dirinya berurusan dengan pelaku.

Beberapa hari kemudian, korban kembali melintasi jalur yang sama dan menemukan situasi yang serupa.

Pelaku kembali mendorong motornya sambil menunggu adanya pengendara yang berhenti.

Baca Juga:  Meski Tidak Sebabkan Kerusakan, Ternyata Gempa Bumi Hari Ini di Cimahi Akibat Aktifnya Sesar Lembang

Kali ini korban menyadari bahwa pelaku adalah orang yang sama yang pernah ia bantu sebelumnya.

Pelaku tetap menggunakan motor Yamaha Vixion berwarna merah sehingga mudah dikenali.

Postur tubuh pelaku yang tinggi sekitar 170 sentimeter dengan badan cukup berisi memperkuat keyakinan korban bahwa orang tersebut sama.

Tanpa menunggu lama, pelaku kembali menyampaikan alasan yang identik yakni kehabisan bensin dan kehilangan dompet.

Korban kemudian memberikan sejumlah uang untuk memastikan pelaku bisa melanjutkan perjalanan.

Namun, setelah menerima uang, pelaku justru langsung menyalakan sepeda motor dan melesat pergi tanpa menoleh.

Aksi kabur tersebut dilakukan dengan cepat sehingga korban hanya bisa terpaku melihat pelaku menghilang di tikungan.

Korban menyadari bahwa dirinya telah dua kali terjebak dalam modus yang sama dalam waktu yang berdekatan.

Baca Juga:  Maling Honda Beat di Buah Batu Terekam CCTV, Kerugian Capai Rp18,9 Juta

Kejadian itu menjadi pembelajaran pahit bagi korban mengenai bentuk penipuan yang memanfaatkan empati pengendara.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.