KoranBandung.co.id – Peristiwa dugaan penganiayaan di Kampung Pari, Desa Pakuhaji, Ngamprah, kembali mengejutkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
Insiden itu terjadi pada Rabu sore (19/11/25) dan menimbulkan kepanikan di lingkungan warga yang biasanya tenang.
Kejadian tersebut menyeret seorang pria yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap orang tua dan pamannya sendiri hingga mengalami luka berat.
Warga Kampung Pari dikejutkan oleh suara gaduh dari salah satu rumah yang kemudian mengarah pada penemuan tiga anggota keluarga dalam kondisi bersimbah darah.
Situasi yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB itu membuat banyak warga tidak berani mendekat karena melihat kondisi para korban yang tampak mengalami luka serius.
Sumber lapangan menyebutkan bahwa ayah dan ibu terduga pelaku menjadi korban paling parah sehingga harus segera dilarikan ke RS Dustira Cimahi untuk mendapat perawatan intensif.
Paman dari terduga pelaku juga ditemukan dalam kondisi luka dan langsung dibawa menuju UGD RS Jiwa Cisarua untuk mendapatkan penanganan darurat.
Aparat Polsek Cisarua yang mendapat laporan dari warga bergerak cepat menuju lokasi dan langsung mengamankan situasi sebelum kondisi semakin memburuk.
Petugas segera mengevakuasi para korban dibantu oleh beberapa warga yang mencoba tetap tenang meski suasana penuh kepanikan.
Setelah memastikan korban mendapat perawatan, petugas kemudian mengamankan terduga pelaku yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Informasi sementara menyebutkan bahwa pria tersebut sempat menunjukkan perilaku tidak stabil sebelum peristiwa terjadi sehingga membuat aparat berhati-hati dalam proses pengamanan.
Pihak kepolisian kemudian menyerahkan penanganan lanjutan kepada Unit Reskrim Polsek Padalarang karena lokasi kejadian berada dalam wilayah hukum mereka.
Saat ini polisi masih menggali motif di balik serangan yang dilakukan terduga pelaku mengingat para korban adalah keluarga dekat yang tinggal serumah.
Petugas kepolisian juga membawa terduga pelaku ke RS Jiwa Cisarua untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan guna mengetahui kondisi mentalnya secara lebih mendalam.***









