KoranBandung.co.id – Kebakaran kembali menggemparkan kawasan Sukahaji, Jalan Terusan Pasir Koja, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Selasa malam, 11 November 2025.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan menghanguskan 17 kios jongko kayu di sepanjang Jalan Pasir Koja.
Kejadian ini menambah panjang daftar insiden kebakaran di kawasan tersebut yang sepanjang tahun 2025 sudah tiga kali terjadi.
Kawasan Sukahaji kembali menjadi sorotan setelah api membara di area yang berseberangan dengan lokasi konflik lahan antara warga dan pihak pengusaha.
Sejumlah warga menyebut, kebakaran kali ini memiliki kejanggalan karena muncul dugaan adanya unsur kesengajaan di balik peristiwa tersebut.
Dalam catatan, peristiwa kebakaran di kawasan ini telah terjadi berulang.
Insiden pertama terjadi pada 9 April 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, ketika api melalap sejumlah kios dan rumah warga.
Kemudian, kebakaran kedua terjadi pada 28 Oktober 2025 sekitar pukul 03.00 dini hari yang menghanguskan belasan jongko dan lima rumah penduduk.
Kini, kebakaran ketiga pada 11 November 2025 kembali meluluhlantakkan deretan kios kayu di sepanjang jalan utama kawasan Sukahaji.
Menurut keterangan warga setempat, api muncul secara tiba-tiba dari bagian tengah deretan kios yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar cepat ke kios lain, sehingga membuat warga panik berlarian menyelamatkan diri dan barang dagangan mereka.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bandung yang menerima laporan langsung mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan menjelang pukul 21.00 WIB.
Kendati tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Salah seorang warga mengaku mencium bau bensin yang menyengat di sepanjang jalan beberapa saat sebelum api berkobar.
Selain itu, beberapa warga juga mengaku sering melihat sosok pria bertubuh tinggi besar yang mondar-mandir di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Pria tersebut dikabarkan kerap mengintimidasi warga dan memicu rasa cemas di tengah masyarakat yang masih dihantui sengketa lahan.
Dugaan bahwa kebakaran ini berkaitan dengan konflik tanah pun mencuat kembali ke permukaan.
Sengketa lahan di Sukahaji diketahui melibatkan sejumlah warga dengan dua pihak pengusaha bernama Junus Jen Suherman dan Juliana Kusnandar.
Perselisihan tersebut sudah berlangsung lama dan sempat memanas beberapa bulan terakhir karena perbedaan klaim kepemilikan atas tanah di sekitar Jalan Terusan Pasir Koja.
Menurut keterangan warga, sejak konflik mencuat, suasana di kawasan itu kerap tegang dan terjadi berbagai bentuk tekanan terhadap penghuni lama.***









