KoranBandung.co.id – Persoalan kerusakan jalan sepanjang 530 meter di Kampung Cijuhung RT 02 RW 05 Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat yang kini menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Pegi Setiawan.
Laporan mengenai kondisi jalan desa yang tertutup tanah merah hingga menimbulkan keluhan masyarakat lantaran licin di musim hujan dan berdebu saat kemarau.
Sorotan ini berangkat dari keresahan warga yang berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki akses utama tersebut demi keselamatan dan kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Unggahan video milik Pegi Setiawan memperlihatkan ruas jalan yang memanjang hampir lebih dari setengah kilometer dalam kondisi tidak layak dilalui kendaraan.
Permukaan jalan tertutup tanah merah tebal sehingga ketika diguyur hujan berubah menjadi lumpur licin dan rawan membuat pengendara terpeleset.
Sebaliknya pada musim kemarau permukaan kering jalan menimbulkan debu yang berterbangan dan mengganggu pandangan serta pernapasan warga yang melintas.
Jalur yang menjadi akses keluar masuk pemukiman itu menjadi rute penting bagi warga untuk bekerja berdagang mengangkut hasil tani hingga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Kerusakan jalan ini dinilai memperlambat distribusi barang sekaligus meningkatkan biaya transportasi karena kendaraan tidak bisa melaju dengan normal.
Warga setempat berharap unggahan video yang kini ramai dibagikan dapat mempercepat perhatian pemerintah agar segera melakukan pengecekan hingga peninjauan langsung ke lokasi.
Harapan terbesar masyarakat tertuju kepada Bupati Bandung Barat dan Gubernur Jawa Barat agar memberikan prioritas perbaikan mengingat jalan tersebut menjadi jalur vital aktivitas warga.
Masyarakat meminta penanganan tidak sekadar tambal sulam tetapi rehabilitasi struktural sehingga jalan memiliki pondasi kuat dan tahan lama.***









