Dini Hari Mencekam di Ciparay! Longsor Hantam Komplek Sukasarimukti Ciparay, Anak 11 Tahun Luka Ringan

Dini Hari Mencekam di Ciparay! Longsor Hantam Komplek Sukasarimukti Ciparay, Anak 11 Tahun Luka Ringan

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Tanah longsor yang melanda Komplek Bukit Sukasarimukti RW 20, Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay pada pukul 01.00 WIB kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah rawan lereng.

Peristiwa ini terjadi ketika sebagian besar warga tengah terlelap pada dini hari.

Getaran tanah yang tiba-tiba dirasakan warga memicu kepanikan mendadak di lingkungan permukiman tersebut.

Situasi darurat membuat masyarakat saling berupaya menyelamatkan diri meski pencahayaan minim dan akses lokasi cukup terbatas.

Musibah tanah longsor tersebut menyebabkan enam rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Baca Juga:  Longsor Hebat Terjang Kampung Condong Wargaluyu Arjasari, Diduga Ada Warga yang Belum Ditemukan

Material tanah yang runtuh dari kontur bukit mengalir deras ke kawasan permukiman dan menimpa sebagian bangunan yang berada pada posisi paling dekat dengan lereng.

Dalam insiden itu, seorang anak berusia 11 tahun mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berusaha keluar dari rumah.

Selain kerusakan fisik, peristiwa ini memunculkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di area serupa karena curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Aparat desa bersama relawan kebencanaan segera melakukan asesmen cepat untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan.

Baca Juga:  Longsor Lahan Persawahan di Sukatani Ngamprah Ancam Badan Jalan Tol Cipularang Km 118 Arah Bandung

Petugas juga melakukan pemetaan wilayah untuk mengidentifikasi titik rawan susulan yang dapat membahayakan warga.

Kepala Desa Bumiwangi menegaskan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga dan menyampaikan bahwa pemerintah desa akan memberikan pendampingan untuk pemulihan awal.

Ia menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemulihan kondisi psikologis terutama bagi keluarga yang rumahnya terdampak.

Dalam penyampaiannya, ia menuturkan bahwa seluruh perangkat desa mengirimkan doa terbaik bagi warga agar diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan setelah bencana tersebut.
***

Baca Juga:  NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR Gara-Gara Singgung Rakyat
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.