Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Cigintung Gunung Masigit Cipatat, Listrik Padam Tambah Suasana Mencekam
Suasana hujan deras di Cigintung Cipatat saat angin kencang menerjang wilayah. (Sumber: KoranBandung)

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Cigintung Gunung Masigit Cipatat, Listrik Padam Tambah Suasana Mencekam

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Hujan disertai angin kencang kembali mengguyur kawasan Cigintung, Gunung Masigit, Cipatat, KBB pada Rabu sore dan memunculkan kecemasan warga yang berada tepat di lintasan cuaca ekstrem tersebut.

Perubahan kondisi langit yang begitu cepat mengawali kedatangan hujan serta angin kencang yang memaksa warga meningkatkan kewaspadaan.

Gangguan listrik yang terjadi sebelum hujan memperlihatkan betapa rapuhnya infrastruktur ketika cuaca ekstrem melanda wilayah perbukitan dan pemukiman padat.

Langit yang semula tampak mendung berubah drastis menjadi abu keputihan pada Rabu, 3 Desember 2025 sekitar pukul 16.30 WIB.

Suasana Cigintung, Gunung Masigit, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat mendadak diselimuti cahaya pucat dari awan tebal yang menggantung rendah.

Baca Juga:  2 Truk Berat Tabrakan di Cirawa Cipatat KBB, Jalur Rawan Kecelakaan Kembali Makan Korban

Deru air hujan yang jatuh deras memecah kesunyian sore dan menjadi tanda dimulainya hujan intensitas tinggi yang berlangsung hingga berita ini diturunkan.

Fenomena tersebut muncul setelah wilayah itu mengalami gangguan listrik sejak satu jam sebelumnya.

Beberapa warga melaporkan listrik sempat turun tegangannya atau spaneng sebelum akhirnya padam sepenuhnya.

Kondisi ini membuat sebagian aktivitas masyarakat terhenti karena banyak yang mengandalkan perangkat elektronik dalam kegiatan sore hari.

Cuaca ekstrem itu juga diperkirakan menjadi kelanjutan dari angin kencang yang telah menerjang Cigintung sejak Selasa sore, 2 Desember 2025.

Baca Juga:  Mahasiswa UPI Bandung Diduga Jadi Korban Penusukan Saat Meleraikan Pengeroyokan di Dekat Gedung Sate

Pola angin yang tidak stabil ini menunjukkan perubahan signifikan dalam kondisi atmosfer di wilayah perbatasan Kabupaten Bandung Barat.

Hujan yang mengguyur terus-menerus hingga sore menjelang malam mengakibatkan jarak pandang menurun di beberapa titik.

Air yang menggenang di pinggir jalan membuat pengendara sepeda motor memilih memperlambat laju untuk menghindari kecelakaan.

Beruntung, hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun insiden serius akibat cuaca ekstrem ini.

Namun, sejumlah ranting pohon terlihat berserakan di jalan dan halaman rumah warga sebagai bukti tingginya kecepatan angin yang menyertai hujan.***

Baca Juga:  Akses Jalan Desa Jayamekar Padalarang – Gunung Masigit Cipatat Terputus Diterjang Luapan Sungai
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.