KoranBandung.co.id – Kebakaran bangunan sempat terjadi di kawasan Pasir Kaliki, Kota Bandung, pada Minggu siang dan langsung ditangani oleh Damkarmatan Kota Bandung.
Insiden ini dilaporkan oleh warga kepada layanan darurat 112 dan memicu respons cepat dari petugas terkait.
Kejadian tersebut menambah catatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan padat aktivitas perkotaan.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 14.39 WIB di Jalan DR. Rum, Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.
Bangunan yang terbakar berada di sekitar area depan Aryanti yang dikenal sebagai jalur dengan aktivitas lalu lintas dan permukiman cukup tinggi.
Laporan awal diterima oleh tim layanan darurat 112 dengan nomor tiket L11766909773 dari seorang pelapor berinisial Bapak D.
Berdasarkan data yang diterima, laporan masuk tepat pada pukul 14.39 WIB dan langsung diproses oleh petugas.
Satu menit kemudian, pada pukul 14.40 WIB, tim 112 melakukan validasi awal untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan pelapor.
Hasil validasi menunjukkan laporan tersebut dinyatakan sah dan valid pada pukul 14.41 WIB.
Setelah laporan dinyatakan valid, petugas segera melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Damkarmatan Kota Bandung dan pihak PLN, pada pukul 14.42 WIB.
Langkah koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan aman, terutama terkait potensi risiko jaringan listrik di lokasi kejadian.
Pada pukul 14.44 WIB, laporan resmi diterima oleh Damkarmatan Kota Bandung dan langsung diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah barat.
Pengiriman informasi ke UPT barat bertujuan agar unit terdekat dapat segera bergerak menuju lokasi kejadian tanpa hambatan waktu.
Menurut perkembangan informasi dari pelapor, petugas pemadam kebakaran telah tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.
Kehadiran petugas di lokasi memungkinkan proses penanganan api dilakukan secara langsung dan terkontrol.
Sekitar tiga menit setelahnya, pada pukul 15.03 WIB, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan oleh tim Damkarmatan.
Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Langkah pengecekan ini menjadi prosedur standar untuk menjamin keamanan bangunan dan lingkungan sekitar pascakejadian.
Hingga pukul 15.26 WIB, petugas Damkarmatan dilaporkan telah menyelesaikan tugasnya dan kembali ke pos masing-masing.***









