KoranBandung.co.id – Kebakaran yang terjadi di kawasan Sukasari, Kota Bandung pada Rabu siang memicu respons cepat dari berbagai layanan darurat kota.
Insiden tersebut mencerminkan kesiapsiagaan sistem penanganan kedaruratan terintegrasi Kota Bandung.
Laporan awal yang diterima Bandung Command Center menjadi titik awal koordinasi lintas instansi dalam penanganan kebakaran tersebut.
Kebakaran rumah yang terjadi di Jl. Setra Sirna I, Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, pada Rabu, 10 Desember 2025, langsung ditangani oleh tim gabungan dari Damkarmatan Kota Bandung, PLN Kota Bandung, dan layanan medis PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Informasi awal tercatat melalui laporan resmi yang masuk pada pukul 11.13 WIB ke kanal 112 dengan nomor tiket L11765282611 dari seorang pelapor.
Laporan tersebut segera diproses oleh petugas Bandung Command Center yang melakukan validasi cepat untuk memastikan akurasi data dan tingkat urgensi kejadian.
Setelah diverifikasi dua menit kemudian, laporan dinyatakan valid pada pukul 11.15 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi terkait.
Damkarmatan Kota Bandung melalui UPT Utara menjadi unit pertama yang digerakkan menuju lokasi setelah menerima koordinasi formal pada pukul 11.16 WIB.
PLN Kota Bandung turut dihubungi untuk mengantisipasi potensi bahaya kelistrikan yang sering menyertai insiden kebakaran pemukiman.
Laporan kemudian dimonitor secara simultan oleh tim PLN dan Damkarmatan, sementara armada pemadam dari UPT Utara meluncur ke lokasi satu menit setelah koordinasi dilakukan.
Pada pukul 11.18 WIB, unit ambulance PSC 119 juga bergerak menuju tempat kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan korban luka atau hambatan pernapasan akibat paparan asap tebal.
Petugas PSC 119 dari Dinas Kesehatan Kota Bandung terus melakukan monitoring lapangan dan memastikan kesiapan tenaga medis selama proses penanganan berlangsung.
Tim Damkar UPT Utara tiba di lokasi pada pukul 11.20 WIB dan langsung melakukan pemadaman pada titik api yang berada di area gudang garasi motor milik penghuni rumah.
Proses pemadaman berjalan intensif mengingat area penyimpanan motor mengandung potensi lonjakan api akibat bahan bakar yang tersimpan.
Pada pukul 11.26 WIB, ambulans PSC 119 sudah berada di lokasi untuk mendampingi proses evakuasi serta melakukan pemeriksaan terhadap warga sekitar.
Tim Damkar UPT Utara menyelesaikan pemadaman dan melakukan pendinginan area hingga dinyatakan aman sebelum akhirnya balik kanan pada pukul 11.52 WIB.
Sementara itu, pada pukul 11.59 WIB petugas medis melaporkan adanya satu korban yang mengalami sesak napas akibat riwayat asma yang kambuh karena paparan asap.
Petugas medis memastikan kondisi korban terkontrol setelah diberikan penanganan cepat tanpa perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit.
Tim PLN yang bertugas memastikan keselamatan jaringan listrik dilaporkan dalam perjalanan menuju lokasi pada pukul 12.01 WIB.
Setibanya pada pukul 12.18 WIB, tim PLN melakukan pengecekan menyeluruh pada aset kelistrikan di sekitar rumah dan memastikan tidak ada instalasi PLN yang terdampak kebakaran.
Pihak PLN juga menegaskan bahwa area yang terbakar hanya berada pada gudang garasi motor dan tidak merambat ke jaringan listrik sekitar.
Berdasarkan pendataan, total enam unit sepeda motor menjadi objek yang hangus terbakar dalam insiden tersebut.
Tidak ditemukan adanya korban jiwa dari kejadian kebakaran tersebut berkat respons cepat dari berbagai unsur layanan darurat Kota Bandung.
Tim PSC 119 mengakhiri penanganan medis pada pukul 11.25 WIB dan memutuskan untuk balik kanan setelah memastikan kondisi warga telah stabil.***









