KoranBandung.co.id – Kebakaran yang melanda sebuah rumah di kawasan padat penduduk di Kota Bandung memunculkan perhatian besar warga sekitar pada Sabtu dini hari (6/12/25).
Peristiwa tersebut sekaligus menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api di lingkungan rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha.
Laporan akhir penanganan kejadian ini menjadi catatan penting mengenai respons cepat warga dan layanan darurat setempat.
Kebakaran terjadi di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Margajaya V No.9, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, yang diketahui merupakan kawasan padat penduduk.
Peristiwa ini dilaporkan pertama kali oleh seorang warga bernama Rizki pada pukul 02.03 WIB setelah melihat kobaran api yang mulai membesar dari bagian rumah yang sekaligus berfungsi sebagai warung.
Rumah tersebut merupakan milik Ani Mariani yang pada saat kejadian sedang berada di dalam rumah ketika api mulai muncul dari salah satu ruangan yang digunakan untuk kegiatan usaha sehari-hari.
Informasi awal menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat dari dalam ruangan warung yang ada di bagian depan rumah, dan muncul secara tiba-tiba ketika sebagian penghuni sedang beristirahat.
Pemilik rumah yang panik langsung berusaha melakukan pemadaman manual menggunakan alat seadanya sebelum api menyebar ke bagian lain.
Warga sekitar yang mendengar suara teriakan dan melihat kobaran api turut berdatangan untuk membantu menghentikan penyebaran api menggunakan air dan alat sederhana.
Upaya pemadaman secara mandiri sempat berlangsung beberapa menit namun tidak mampu mengendalikan api yang semakin menjalar di ruang usaha tersebut.
Melihat kondisi yang terus memburuk, pelapor kemudian segera menghubungi Emergency Call 113 sebagai langkah darurat untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Laporan tersebut diteruskan ke Kantor UPT DPMKP Kota Bandung Wilayah Selatan yang langsung mengerahkan personel untuk penanganan di lokasi kebakaran.
Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dari penghuni rumah maupun warga yang membantu pemadaman awal.
Kerugian material masih dalam pendataan namun sejumlah bagian rumah terutama ruangan warung mengalami kerusakan cukup signifikan akibat api.
Sumber penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang karena belum ada temuan pasti terkait pemicu munculnya api.***









