KoranBandung.co.id – Insiden kecelakaan di Jl. Ciliwung, Kota Bandung, pada Rabu pagi memunculkan perhatian publik setelah satu korban dilaporkan mengalami luka pada lutut kanan serta keluhan pada bagian dada.
Peristiwa yang terjadi menjelang siang itu memicu respons cepat dari layanan darurat 112 yang kemudian berkoordinasi dengan Posko PMI Kota Bandung.
Informasi resmi yang diterima redaksi menunjukkan bahwa seluruh proses penanganan berlangsung dalam rentang waktu kurang dari 30 menit sejak laporan pertama masuk.
Laporan mengenai kecelakaan tersebut pertama kali diterima oleh Tim 112 pada pukul 10.32 WIB dengan nomor tiket L11764734670.
Pelapor bernama Ibu W melaporkan bahwa terdapat satu korban yang membutuhkan pertolongan medis segera setelah mengalami benturan yang menyebabkan luka pada lutut kanan dan rasa sakit di area dada.
Lokasi kejadian berada di Jl. Ciliwung, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, dengan patokan di depan butik Ria Miranda yang dikenal sebagai salah satu titik ramai di kawasan tersebut.
Validasi laporan dilakukan secara cepat oleh petugas, yang memastikan informasi akurat sebelum melakukan langkah koordinasi lebih lanjut.
Satu menit setelah laporan masuk, Tim 112 melakukan koordinasi dengan PMI Kota Bandung untuk memastikan dukungan medis dapat segera dikerahkan ke titik kejadian.
PMI Kota Bandung menerima laporan pada pukul 10.36 WIB dan langsung memulai persiapan keberangkatan tim pertolongan pertama menuju lokasi.
Mobil ambulans PMI dilaporkan meninggalkan posko tidak lama setelah menerima instruksi, mengingat tingkat urgensi korban yang mengalami cedera pada dua bagian tubuh vital.
Tim PMI tiba di lokasi pada pukul 10.46 WIB dan segera melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi korban stabil sebelum melakukan evakuasi lebih lanjut.
Korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Borromeus pada pukul 10.55 WIB setelah tim medis memastikan perlunya penanganan lanjutan dengan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Kawasan Jl. Ciliwung yang menjadi lokasi kejadian dikenal sebagai jalan dengan aktivitas padat, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas relatif tinggi.
Sejumlah warga di sekitar lokasi sempat menghentikan aktivitas untuk membantu memastikan area aman sembari menunggu kedatangan tenaga medis PMI.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat berada dalam kondisi kesakitan namun masih sadar saat tim medis tiba di lokasi.
Petugas PMI melakukan tindakan pertolongan pertama berupa penanganan luka dan stabilisasi kondisi sebelum proses pembawaan ke rumah sakit dilakukan.
Proses evakuasi berlangsung lancar karena situasi lalu lintas dapat dikendalikan oleh warga sekitar yang membantu membuka jalur untuk ambulans.
***









