KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, dan berujung pada meninggalnya seorang pengendara motor.
Peristiwa ini menambah catatan kecelakaan fatal di ruas jalan perkotaan yang memiliki arus kendaraan padat pada jam-jam awal aktivitas masyarakat.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi, 14 Desember 2025, sekitar pukul 05.15 WIB, tepat di depan kawasan industri PT Holi Pharma, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah.
Kondisi lalu lintas pada waktu kejadian dilaporkan relatif lengang dengan intensitas kendaraan yang mulai meningkat seiring aktivitas pagi hari.
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan ini melibatkan sebuah kendaraan Mitsubishi Pick Up dan sepeda motor Yamaha Aerox yang datang dari arah berlawanan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi AKP Yudha Satyo Rahardjo menjelaskan kronologi awal kejadian diperoleh dari keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi.
Menurut hasil pengumpulan informasi di tempat kejadian perkara, kendaraan Mitsubishi Pick Up melaju dari arah Cimindi menuju Leuwigajah dengan kecepatan yang dinilai sedang.
Saat melintas di ruas Jalan Mahar Martanegara, kendaraan tersebut berupaya mendahului kendaraan roda empat yang berada di depannya melalui sisi kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai seorang pria dewasa.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari benturan.
Tabrakan pun terjadi di lajur kanan jalan yang digunakan untuk manuver mendahului, sehingga benturan tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka fatal.
Petugas yang tiba di lokasi memastikan pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara itu, pengemudi Mitsubishi Pick Up dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cibabat Cimahi untuk penanganan lebih lanjut.***









