Kecelakaan Motor dan Mobil di Pasir Kaliki Bandung, Satu Orang Sempat Tak Sadarkan Diri
Gambar hanya ilustrasi.

Kecelakaan Motor dan Mobil di Pasir Kaliki Bandung, Satu Orang Sempat Tak Sadarkan Diri

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah motor dan mobil terjadi di kawasan Pasir Kaliki, Kota Bandung, dan mendapat penanganan cepat dari layanan kegawatdaruratan.

Peristiwa ini menjadi contoh nyata efektivitas sistem respon darurat terpadu yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Bandung melalui PSC 119.

Kecepatan koordinasi antarinstansi dalam kejadian tersebut turut meminimalkan risiko lanjutan terhadap korban dan pengguna jalan lainnya.

Kecelakaan motor dan mobil ini dilaporkan terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025, sekitar pukul 20.39 WIB di Jalan DR. Rum Nomor 12, Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Lokasi kejadian berada tidak jauh dari Hotel Catellya yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat pada malam hari.

Laporan awal diterima oleh pusat layanan darurat melalui sistem 112 dengan nomor tiket L11765634242.

Informasi awal disampaikan oleh seorang warga berinisial R yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Jelang Duel Kontra Madura United! Persib Coret Nama Wiliam Marcilio dari Line-Up, Unggahan Wiliam di IG Tuai Tanda Tanya Tentang Masa Depannya

Dalam laporan tersebut disebutkan adanya kecelakaan antara satu unit motor dan satu unit mobil dengan satu korban yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Petugas layanan darurat langsung memproses laporan tersebut tanpa jeda waktu yang berarti.

Pada pukul 20.39 WIB, tim 112 menerima laporan dan segera melakukan verifikasi awal terhadap informasi yang masuk.

Proses validasi laporan dilakukan hanya dalam waktu satu menit untuk memastikan keakuratan lokasi dan kondisi kejadian.

Pada pukul 20.43 WIB, laporan dinyatakan valid setelah seluruh data pendukung dianggap lengkap dan sesuai.

Setelah laporan dinyatakan valid, koordinasi lintas instansi langsung dilakukan oleh tim 112.

Pusat layanan darurat kemudian menghubungi PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung serta Pakuan BCC sebagai mitra penanganan medis lapangan.

Pada waktu yang sama, informasi kejadian juga diteruskan kepada jaringan relawan untuk mempercepat respons awal di lokasi.

PSC 119 Dinkes Kota Bandung menerima laporan tersebut pada pukul 20.43 WIB dan langsung melakukan persiapan pemberangkatan tim medis.

Baca Juga:  Motor Ringsek Usai Tertabrak Truk Isuzu di Muara Cipada Cipatat Perbatasan Cikalongwetan

Seluruh prosedur penanganan darurat dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku.

Relawan Edan Sepur menjadi pihak pertama yang bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 20.46 WIB.

Kehadiran relawan di lokasi lebih awal berperan penting dalam pengamanan area kejadian dan pengumpulan informasi lapangan.

Relawan memastikan situasi lalu lintas tetap terkendali sembari menunggu kedatangan tim medis.

Berdasarkan informasi dari relawan, tim medis PSC 119 tiba di lokasi pada pukul 20.54 WIB.

Setibanya di lokasi, tim medis langsung melakukan pemeriksaan kondisi korban secara menyeluruh.

Korban yang sebelumnya dilaporkan tidak sadarkan diri segera mendapatkan penanganan medis sesuai protokol kegawatdaruratan.

Pemeriksaan awal difokuskan pada kondisi vital korban dan potensi cedera serius akibat benturan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban mengalami benturan namun tidak ditemukan indikasi cedera berat yang mengancam nyawa.

Baca Juga:  KA Pasundan Kini Berhenti di Stasiun Rancaekek Mulai 1 Februari 2025

Kesadaran korban berangsur membaik setelah dilakukan penanganan di tempat kejadian.

Tim medis memastikan bahwa korban tidak memerlukan rujukan lanjutan ke rumah sakit.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil observasi medis dan respons korban terhadap penanganan awal.

Pada pukul 21.04 WIB, tim PSC 119 bersama Relawan Edan Sepur menyatakan penanganan di lokasi telah selesai.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.