Dari segi tampilan, desain Koorfly KF02 terbilang sederhana dan kurang modern.
Bahkan pada varian warna silver-orange, bentuknya kerap disamakan dengan kotak nasi oleh sebagian pengguna.
Karakter tone suara cenderung terlalu high pada kondisi tertentu sehingga perlu penyesuaian ekstra.
Beberapa potensio dilaporkan mengalami kebocoran suara halus yang dapat memengaruhi presisi pengaturan.
Keterbatasan untuk Recording Profesional
Output kiri dan kanan pada headphone maupun speaker diketahui terbalik antara kanal L dan R.
Saat digunakan untuk recording melalui DAW seperti Nuendo atau Cubase, latency terasa cukup signifikan.
Spesifikasi audio masih berada di 16 bit dan 44,1 kHz yang tergolong standar lama.
Kondisi ini membuat Koorfly KF02 kurang ideal untuk produksi musik profesional berbasis DAW kompleks.
Apakah Koorfly KF02 Worth It?
Secara keseluruhan, Koorfly KF02 dinilai sangat worth it untuk kebutuhan live streaming, podcast, dan home recording sederhana.
Kombinasi fitur lengkap, harga terjangkau, dan daya tahan baterai tinggi menjadikannya pilihan rasional bagi pemula.
Meski memiliki keterbatasan teknis untuk produksi profesional, keunggulan fungsionalnya tetap menonjol di kelas harga.
Soundcard ini lebih tepat diposisikan sebagai perangkat praktis untuk kebutuhan konten harian.
Artikel ini disusun oleh Vana Home Record dan bekerja sama dengan KoranBandung.co.id serta Novemberian.com.***









