KoranBandung.co.id – Seorang pria meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis akibat gagal menumpang truk di Perempatan Kopo, Kota Bandung.
Insiden kecelakaan lalu lintas itu terjadi di simpang Jalan Soekarno Hatta / Jalan Kopo, Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.
Kejadian berlangsung pada Rabu sore, 17 Desember 2025, sekitar pukul 15.55 WIB.
Lokasi kejadian dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas dengan volume kendaraan tinggi, khususnya pada jam sibuk.
Pada saat kejadian, arus kendaraan di kawasan tersebut terpantau ramai namun masih bergerak.
Korban dalam peristiwa ini adalah seorang pria bernama Dani Maulid berusia 31 tahun.
Korban diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas dan berasal dari Kabupaten Bandung.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban saat itu berada di sekitar persimpangan sebagai pejalan kaki.
Dalam kondisi tertentu, korban diduga berupaya menumpang sebuah kendaraan light truck yang sedang berhenti atau melambat.
Kendaraan yang terlibat adalah light truck merek Mitsubishi dengan nomor polisi D-8623-ZT.
Truk tersebut dikemudikan oleh seorang pria berusia 52 tahun bernama Dede Supriadi yang merupakan warga Kota Bandung.
Upaya korban untuk menaiki kendaraan dilakukan dari sisi kiri belakang truk.
Saat mencoba menaiki bak kendaraan, korban kehilangan keseimbangan.
Korban diduga terpeleset akibat pijakan yang tidak stabil.
Akibatnya, korban terjatuh ke badan jalan di sisi kiri kendaraan.
Pada saat bersamaan, truk kembali bergerak sehingga roda belakang sebelah kiri melindas tubuh korban.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka fatal.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Petugas kepolisian dari Unit Gakkum Polrestabes Bandung segera mendatangi lokasi kejadian.
Proses olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa secara detail.
Keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi turut dikumpulkan untuk melengkapi penyelidikan.
Sementara itu, jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas.
Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan tim kepolisian dan petugas medis.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin Kota Bandung.
Langkah tersebut dilakukan untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut.***









