KoranBandung.co.id – Peristiwa kebakaran bangunan yang dilaporkan terjadi di kawasan pusat Kota Bandung menjadi pengingat pentingnya respons cepat lintas instansi dalam menjaga keselamatan publik.
Laporan kebakaran ini diterima oleh layanan darurat pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 11.10 WIB, dengan indikasi awal berupa kepulan asap yang terlihat di atas sebuah gedung.
Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Wastukencana, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, tepat di samping SPBU Taman Sari yang dikenal sebagai kawasan dengan aktivitas tinggi.
Informasi awal diterima melalui tiket laporan bernomor L11766725251 yang masuk ke sistem layanan darurat terpadu Kota Bandung.
Pelapor menyampaikan adanya asap mencurigakan yang keluar dari area bangunan dan berpotensi mengarah pada kebakaran.
Tim penerima laporan langsung melakukan proses validasi untuk memastikan kebenaran informasi sebelum mengaktifkan mekanisme tanggap darurat.
Dalam kurun waktu tiga menit setelah laporan diterima, petugas memastikan bahwa laporan tersebut valid dan membutuhkan penanganan segera.
Koordinasi lintas instansi kemudian dilakukan dengan menghubungi Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung atau Damkarmatan serta PLN Kota Bandung.
Selain itu, Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung turut dilibatkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang memerlukan penanganan medis.
Langkah koordinasi cepat ini mencerminkan standar operasional penanganan kejadian darurat yang diterapkan Pemerintah Kota Bandung.
Sekitar pukul 11.17 WIB, Damkarmatan mulai melakukan pemantauan intensif dengan mengerahkan unit dari Mako Pusat menuju lokasi kejadian.
Di waktu yang hampir bersamaan, tim PLN Kota Bandung melakukan pemantauan jaringan kelistrikan guna memastikan keamanan pasokan listrik di sekitar lokasi.
Pendekatan ini dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan seperti korsleting atau gangguan listrik yang dapat memperparah situasi.
Pada pukul 11.20 WIB, PSC 119 Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan dukungan medis apabila ditemukan korban luka atau gangguan kesehatan akibat insiden tersebut.
Unit ambulans tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.25 WIB sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kebakaran di area publik.
Kehadiran ambulans sejak awal menjadi langkah preventif untuk menjamin keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.
Dua menit berselang, tepat pukul 11.27 WIB, tim Damkarmatan Kota Bandung tiba di lokasi dan langsung melakukan pengecekan menyeluruh pada bangunan yang dilaporkan.
Petugas pemadam kebakaran melakukan penelusuran sumber asap dengan peralatan standar dan prosedur keselamatan yang ketat.
Pemeriksaan awal difokuskan pada area dalam gedung untuk memastikan tidak ada api aktif yang berpotensi menyebar.
Pada pukul 11.43 WIB, tim PLN Kota Bandung tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan instalasi listrik secara langsung.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa tidak ada gangguan pada aset kelistrikan serta meminimalkan risiko bahaya listrik bagi petugas dan masyarakat.
Hasil koordinasi di lapangan menunjukkan bahwa seluruh instansi bergerak sesuai peran masing-masing tanpa tumpang tindih kewenangan.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, petugas memastikan bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.54 WIB.
Petugas Damkarmatan menyimpulkan bahwa sumber asap berasal dari sistem lift yang sedang dalam proses perbaikan.
Aktivitas perbaikan lift tersebut memicu panas dan asap yang sempat disangka sebagai kebakaran bangunan.***









