Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH, Puskeswan, dan Pasar Hewan Terpadu di Campakamekar Padalarang

Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH, Puskeswan, dan Pasar Hewan Terpadu di Campakamekar Padalarang

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat meresmikan Rumah Potong Hewan (RPH), Puskeswan, dan Pasar Hewan baru di Desa Campakamekar, Padalarang sebagai langkah strategis memperkuat layanan veteriner dan ketahanan pangan hewani.

Peresmian ini menandai babak baru pengelolaan sektor peternakan di wilayah Bandung Barat.

Fasilitas terpadu tersebut diposisikan sebagai pusat aktivitas hulu-hilir peternakan daerah.

Momentum ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemotongan hewan yang lebih modern dan memenuhi standar keamanan.

Pembangunan RPH berstandar nasional di Campakamekar menunjukkan komitmen nyata Pemkab Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas pangan hewani yang beredar di masyarakat.

Baca Juga:  Kecelakaan Mobil dan Motor di Kerkof Cibeber Cimahi, Lalu Lintas Sempat Macet

Fasilitas ini dirancang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemotongan saja, namun juga sebagai pusat kontrol kesehatan hewan sebelum dan sesudah proses pemotongan.

Dengan standar ASUH yang menjadi acuan nasional, kehadiran RPH ini memperluas jaminan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal bagi konsumen Bandung Barat.

Puskeswan yang dihadirkan bersamaan dengan RPH memberikan dimensi tambahan dalam pelayanan kesehatan hewan, terutama bagi peternak kecil yang seringkali menghadapi kendala akses terhadap layanan medis veteriner.

Keberadaan Puskeswan ini memberikan kepastian bahwa hewan yang masuk ke proses distribusi atau pemotongan telah melalui pemeriksaan ketat oleh tenaga ahli.

Baca Juga:  Berapa Biaya Haji Padalarang Tahun 2025? Ini Keputusan Komisi VIII DPR RI Soal Biaya Haji Terbaru

Penerapan pemeriksaan terintegrasi antara Puskeswan dan RPH menjadikan fasilitas ini sebagai model tata kelola kesehatan hewan yang selaras dengan kebutuhan industri pangan modern.

Sementara itu, Pasar Hewan baru yang dibangun di kawasan yang sama menjadi titik strategis dalam mempertemukan penjual, pembeli, serta pelaku distribusi hewan ternak secara lebih terorganisir.

Pasar ini dirancang dengan prinsip higienitas dan manajemen ruang yang lebih tertata untuk mencegah penyebaran penyakit hewan yang kerap muncul di area perdagangan tradisional.

Integrasi antara pasar hewan dan RPH memberikan kemudahan bagi peternak dalam memindahkan ternaknya secara efisien dalam satu kawasan yang terkoneksi.***

Baca Juga:  Kecelakaan Truk di Gerbang Tol Cikamuning Padalarang, Diduga Akibat Rem Blong
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.