Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakan Saparako Majalaya Bandung
Gambar hanya ilustrasi.

Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakan Saparako Majalaya Bandung, Diduga Meninggal Empat Hari Sebelumnya

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Peristiwa penemuan jasad seorang pemuda di sebuah kontrakan di kawasan Saparako, RW 17, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung menjadi sorotan warga setempat.

Pihak kepolisian kini tengah mendalami penyebab kematian yang diduga telah terjadi empat hari sebelum jasad ditemukan.

Warga Saparako digegerkan oleh penemuan jasad seorang pemuda yang ditemukan tidak bernyawa di dalam kontrakan yang ia tempati pada Selasa, 2 Desember 2025.

Kejadian ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang menangkap aroma tidak sedap dari area kontrakan, sehingga mendorong mereka melaporkan keadaan tersebut kepada pihak berwenang.

Baca Juga:  2 Mobil Bertabrakan di Cintalaksana Gunung Masigit Cipatat, Lalu Lintas Sempat Macet

Kontrakan yang sebelumnya tampak sepi itu mendadak menjadi perhatian setelah sejumlah warga memastikan bahwa bau menyengat semakin kuat sejak beberapa hari terakhir.

Pihak kepolisian memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan seorang pemuda yang diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Kondisi jasad yang sudah mengalami proses pembusukan memperkuat dugaan bahwa kematian terjadi setidaknya empat hari sebelum laporan warga masuk.

Baca Juga:  Seorang Wanita Bandung Dilaporkan Hilang Diduga Dibawa Kabur Pria yang Dikenal Lewat Media Sosial

Jenazah sendiri sudah dibawa ke RSUD Majalaya untuk proses autopsi dan juga penyelidikan aparat.

RSUD Majalaya berperan dalam proses pemeriksaan mendalam terhadap kondisi jasad korban untuk memastikan apakah kematian terjadi karena faktor medis, kecelakaan, atau penyebab lain.***

Baca Juga:  Jembatan Penghubung Tiga Desa di Ngamprah Ditutup Sementara Akibat Robohnya Penyangga, Perbaikan Intens Dilakukan
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.