Terjadi Kebakaran di Jalan Ir. H. Djuanda Bandung, Kantin Dago Terbakar
Petugas menangani kebakaran Kantin Dago di Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Rabu dini hari. Sumber: Bandung Siaga 113

Terjadi Kebakaran di Jalan Ir. H. Djuanda Bandung, Kantin Dago Terbakar

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Kebakaran yang melibatkan sebuah rumah makan dan rumah warga di kawasan Dago, Kota Bandung, menjadi perhatian publik setelah laporan akhir penanganannya dirilis oleh Bandung Siaga 113.

Insiden ini tercatat terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, dan pertama kali dilaporkan pada dini hari ketika aktivitas warga sekitar masih relatif sepi.

Peristiwa tersebut menegaskan kembali pentingnya kesiapsiagaan lingkungan perkotaan terhadap potensi kebakaran di kawasan padat aktivitas usaha dan permukiman.

Berdasarkan laporan resmi Bandung Siaga 113, objek yang terbakar meliputi Rumah Makan Kantin Dago serta bagian atap kamar tidur sebuah rumah warga yang berada di lokasi berdekatan.

Lokasi kejadian berada di Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 324, RT 05 RW 07, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, yang dikenal sebagai kawasan umum dengan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi.

Koordinat lokasi kebakaran tercatat pada titik minus 6.8783669 lintang selatan dan 107.6168286 bujur timur, yang berada di jalur utama dengan lalu lintas padat pada jam tertentu.

Baca Juga:  Kecelakaan Motor di Braga Bandung, Satu Korban Nyeri Ulu Hati Dirujuk ke RS Rajawali

Laporan awal diterima oleh petugas pada pukul 01.23 WIB setelah seorang warga bernama Bilqis melaporkan adanya kobaran api yang mulai membesar.

Kecepatan pelaporan ini menjadi faktor penting dalam meminimalkan potensi kerusakan yang lebih luas di area sekitar kejadian.

Rumah makan yang terbakar diketahui bernama Kantin Dago dengan status kepemilikan atas nama Aris Sunandar dan dikelola oleh Ahmad Satriadi yang berusia 45 tahun.

Sementara itu, rumah warga yang terdampak merupakan milik seorang perempuan bernama Opel dan dikelola sebagai rumah kontrakan oleh Yayat.

Kronologi kejadian menunjukkan bahwa api pertama kali diketahui berasal dari area dapur rumah makan tersebut.

Pengelola rumah makan menyadari adanya kejanggalan setelah terdengar suara gemertak yang tidak biasa dari arah belakang bangunan.

Baca Juga:  Kebakaran Pabrik Oli di Ciparay Kabupaten Bandung, Tidak Ada Korban Jiwa! Penyebab Masih Diselidiki

Pemeriksaan singkat yang dilakukan sesaat setelah suara tersebut terdengar memperlihatkan api telah membesar dan mulai menjalar di area dapur.

Dalam kondisi darurat tersebut, pengelola segera mengambil langkah melapor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung.

Respons cepat dari pihak pelapor dinilai krusial karena api berpotensi merambat ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.

Kawasan Dago sendiri dikenal memiliki kepadatan bangunan yang relatif tinggi dengan jarak antarrumah dan tempat usaha yang berdekatan.

Kondisi tersebut membuat risiko penjalaran api menjadi lebih besar apabila penanganan awal tidak dilakukan dengan cepat dan tepat.

Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan area terdampak.

Dalam laporan akhir disebutkan bahwa api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian ini.

Meski demikian, kerusakan material tidak dapat dihindari terutama pada bagian dapur rumah makan dan atap kamar tidur rumah warga.

Baca Juga:  Kecelakaan Truk Terguling di Jalan Cibogo Sawo Cipatat, Lalin Padat dan Warganet Soroti Kondisi Jalan

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Proses penyelidikan dilakukan untuk memastikan sumber api sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.