Tim Prabu 1 Polrestabes Bandung Amankan Lima Pemuda dan Tiga Sajam di Jalan Cikawao Kecamatan Lengkong Bandung
Petugas mengamankan pemuda dan barang bukti sajam di Jl. Cikawao, Bandung. (Sumber: Dok. Prabu Lodaya Presisi)

Tim Prabu 1 Polrestabes Bandung Amankan Lima Pemuda dan Tiga Sajam di Jalan Cikawao Kecamatan Lengkong Bandung

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Insiden gangguan keamanan di wilayah Kota Bandung kembali mendapat perhatian serius setelah Tim Prabu 1 menindaklanjuti laporan adanya gerombolan pemuda membawa senjata tajam di Jalan Cikawao, Kecamatan Lengkong.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 7 Desember 2025 sekitar pukul 03.28 WIB ketika suasana kawasan tersebut masih sepi sehingga aktivitas mencurigakan cepat terpantau warga.

Informasi awal yang diterima petugas membuka rangkaian tindakan penegakan hukum yang berujung pada diamankannya lima pemuda beserta sejumlah barang bukti berbahaya.

Tim Prabu 1 langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai kelompok anak muda yang diduga membawa senjata tajam sambil melaju menggunakan sepeda motor di sepanjang Jl. Cikawao.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan dua pemuda yang sebelumnya telah lebih dahulu diamankan oleh Tim Patroli Polrestabes Bandung bersama dua bilah golok yang disita sebagai barang bukti.

Penindakan awal itu menjadi indikasi kuat bahwa keberadaan kelompok tersebut berpotensi menimbulkan keresahan karena gerakannya sudah terpantau sejak melintas di beberapa titik area Lengkong.

Baca Juga:  DAMKAR Bandung Barat Bantu Evakuasi Lansia 120 Kg yang Menolak Berobat! Wujud Kepedulian Tanpa Batas

Petugas kemudian melakukan penyisiran lanjutan untuk memastikan tidak ada rekan lain dari kelompok itu yang masih berkeliaran di sekitar lokasi.

Dalam proses penyisiran, tim memperoleh keterangan warga yang mengaku melihat tiga pengendara motor yang diduga masih satu kelompok dengan para pemuda yang telah diamankan sebelumnya.

Warga menyebut para pemuda tersebut melakukan aksi melempar batu ke arah seorang pengendara ojek online yang sedang beristirahat di pinggir jalan.

Informasi itu memperkuat dugaan bahwa kelompok tersebut bukan hanya membawa sajam, tetapi juga sudah melakukan tindakan membahayakan warga sekitar.

Berbekal keterangan tersebut, Tim Prabu 1 segera melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang masih berada tidak jauh dari lokasi awal penangkapan.

Pengejaran berlangsung cepat mengingat kondisi jalan yang relatif lengang pada dini hari dan memungkinkan petugas bergerak lebih efektif.

Baca Juga:  Aksi Dugaan Begal Bersenjata Golok Terjadi di Perbatasan Cianjur–Rajamandala, Pengendara Mobil Jadi Sasaran

Setelah melakukan penyisiran mendalam di sejumlah titik, petugas akhirnya berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor dan lima pemuda yang diduga kuat terlibat dalam insiden tersebut.

Seluruh pemuda itu kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan awal guna memastikan peran masing-masing dalam rangkaian tindakan yang meresahkan warga.

Dalam proses pemeriksaan, petugas kembali menemukan satu bilah golok yang diduga turut dibawa oleh salah satu dari lima pemuda tersebut.

Penemuan barang bukti tambahan semakin memperkuat bahwa kelompok ini membawa senjata tajam tidak hanya untuk menakut-nakuti tetapi juga berpotensi digunakan dalam aksi kriminal.

Selanjutnya, seluruh pemuda beserta seluruh barang bukti berupa tiga bilah golok dan empat unit sepeda motor diserahkan kepada Unit Patroli Polsek Lengkong yang sudah berada di lokasi kejadian.

Kelima pemuda tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Lengkong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai motif, keterlibatan, serta kemungkinan keterkaitan dengan kejadian serupa sebelumnya.

Baca Juga:  Kasus Stikom Bandung, 233 Ijazah Lulusan 2018-2023 Dibatalkan Akibat Pelanggaran Akademik

Total keseluruhan yang diamankan dalam peristiwa dini hari itu terdiri dari lima orang pemuda, empat kendaraan roda dua, dan tiga senjata tajam jenis golok.

Aksi kriminal dengan membawa senjata tajam di jalanan kota menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keselamatan warga dan menimbulkan potensi kekerasan yang tidak dapat diprediksi.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.