KoranBandung.co.id – Arus lalu lintas di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, mengalami gangguan setelah sebuah truk gagal menanjak pada jalur menanjak arah Beatrik menuju Parongpong, Selasa (23/12).
Kondisi ini terjadi di salah satu ruas jalan utama yang kerap digunakan warga dan wisatawan sebagai akses penghubung antarwilayah di kawasan Bandung Utara.
Peristiwa tersebut menimbulkan perlambatan kendaraan dan memicu antrean cukup panjang pada jam aktivitas siang hari.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ketika satu unit truk bermuatan tidak mampu melanjutkan perjalanan di tanjakan Jalan Kolonel Masturi.
Truk tersebut dilaporkan berhenti di tengah jalur setelah kehilangan tenaga saat melintasi kontur jalan yang menanjak dan relatif sempit.
Posisi kendaraan yang terhenti di badan jalan membuat ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas.
Arus kendaraan dari arah Beatrik menuju Parongpong menjadi yang paling terdampak akibat kejadian tersebut.
Sejumlah kendaraan roda empat terpaksa melambat dan bergantian melintas karena sebagian badan jalan tertutup truk.
Kendaraan roda dua masih dapat melintas namun harus ekstra berhati-hati karena kondisi jalan yang padat dan menanjak.
Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada jam jelang siang.
Jalan Kolonel Masturi dikenal sebagai jalur vital yang menghubungkan kawasan permukiman, wisata, dan pusat aktivitas ekonomi lokal.
Setiap gangguan kecil di ruas ini kerap berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas.
Insiden truk tidak kuat menanjak ini kembali menyoroti karakteristik jalan yang menuntut kesiapan kendaraan dan pengemudi.
Kontur tanjakan yang panjang dan kemiringan yang cukup tajam menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan bermuatan berat.
Selain faktor kendaraan, kepadatan lalu lintas turut memperbesar dampak gangguan di lokasi kejadian.***









