KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Padaleunyi setelah sebuah truk Mitsubishi mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik hingga menyebabkan kepadatan arus kendaraan cukup panjang.
Insiden tersebut juga menjadi perhatian publik setelah informasinya dibagikan melalui akun resmi media sosial kepolisian setempat.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Padaleunyi KM 136 jalur 800 B yang masuk dalam wilayah hukum Polresta Bandung pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Informasi awal mengenai kejadian ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi humas_polrescimahi yang kerap memuat laporan situasi kamtibmas dan lalu lintas di wilayah Bandung Raya.
Berdasarkan data yang dihimpun petugas, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi dengan nomor polisi D 8040 DK yang melaju dari arah Cileunyi menuju Soreang.
Truk tersebut dikemudikan oleh Satrio Anugrah Outra yang diketahui berusia 19 tahun dan berstatus sebagai mahasiswa yang berdomisili di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami gangguan teknis berupa patahnya as bagian belakang.
Kerusakan tersebut menyebabkan truk kehilangan keseimbangan dan kendali sehingga akhirnya terbalik di lajur 1 ruas tol.
Posisi akhir kendaraan diketahui dalam kondisi bilik menghadap ke arah barat, yang membuat sebagian badan jalan tertutup.
Situasi ini secara langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, terutama bagi kendaraan yang melintas dari arah timur ke barat.
Kondisi jalan di lokasi kejadian dilaporkan lurus dengan permukaan beraspal yang relatif baik.
Cuaca saat kejadian juga terpantau cerah pada siang hari sehingga faktor lingkungan dinilai tidak menjadi penyebab utama kecelakaan.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Langkah pertama yang dilakukan adalah pengamanan area kecelakaan guna mencegah terjadinya insiden lanjutan.
Selain itu, petugas juga langsung mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas meskipun dengan sistem buka tutup lajur.
Akibat kecelakaan tersebut, kepadatan lalu lintas sempat terjadi hingga mencapai kurang lebih lima kilometer.
Antrean kendaraan terlihat mengular, terutama pada jam sibuk pagi yang bertepatan dengan aktivitas kerja dan distribusi logistik.
Pengendara diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Dalam insiden ini, pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.***









