KoranBandung.co.id – Peristiwa hanyutnya dua unit mobil milik warga di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung menjadi sorotan karena menunjukkan betapa tingginya risiko keselamatan saat banjir datang tanpa diduga.
Insiden tersebut menggambarkan tantangan besar yang dihadapi masyarakat di wilayah rawan bencana saat menghadapi cuaca ekstrem.
Upaya evakuasi yang dilakukan oleh petugas gabungan memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas penanganan darurat di kawasan dengan akses terbatas.
Banjir yang melanda kawasan Kampung Cicukang pada Senin, 1 Desember 2025, menyebabkan dua kendaraan warga, yaitu Toyota Kijang dan Toyota Avanza, terseret derasnya arus saat volume air sungai meningkat secara mendadak.
Kejadian itu bermula ketika aliran sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga meluap setelah diguyur hujan intensitas tinggi yang berlangsung sejak siang hari sehingga tanggul jebol.
Arus yang makin menguat membuat sejumlah warga tidak sempat memindahkan kendaraan mereka, sehingga kedua mobil tersebut akhirnya terhanyut mengikuti aliran air menuju bagian hilir sungai.
Pada Selasa sore hari ini, satu unit kendaraan berjenis Toyota Kijang berhasil ditemukan lebih dulu dalam kondisi tersangkut di sisi aliran sungai.
Berbeda dengan kendaraan Kijang yang berhasil dievakuasi, mobil Avanza yang ikut hanyut masih belum dapat ditarik keluar dari lokasi tersangkutnya.
Hal ini karena lokasi mobil Avanza memiliki kondisi jalan yang sempit sehingga sulit untuk masuknya alat berat.***









