KoranBandung.co.id – Aksi geng motor yang meresahkan kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral memperlihatkan iring-iringan kelompok bermotor melintas di Flyover Kiaracondong, Kota Bandung, pada malam hari.
Fenomena geng motor di Bandung sebenarnya bukan isu baru, namun kemunculannya kembali di ruang publik digital memicu kekhawatiran masyarakat secara luas.
Baca Juga: Polisi Tangkap Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam di Flyover Kiaracondong Bandung
Video yang beredar dari akun media sosial Eotzez tersebut dengan cepat menyebar dan memancing reaksi keras warganet karena memperlihatkan potensi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa persoalan keamanan malam hari di sejumlah titik Kota Bandung masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
Viral Video Geng Motor di Flyover Kiaracondong
Rekaman yang viral tersebut memperlihatkan sekelompok pengendara motor melaju secara bergerombol di Flyover Kiaracondong pada kondisi lalu lintas yang relatif sepi.
Dalam video itu terlihat beberapa anggota kelompok diduga mengacung-acungkan benda tajam yang menyerupai senjata, sehingga menimbulkan ketakutan bagi pengendara lain yang berada di sekitar lokasi.
Aksi konvoi tersebut dilakukan dengan kecepatan tinggi dan tanpa memperhatikan keselamatan, baik bagi anggota kelompok itu sendiri maupun pengguna jalan lain.
Fenomena ini menambah daftar panjang aksi geng motor yang terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial dalam beberapa tahun terakhir.
Ancaman Nyata bagi Pengguna Jalan
Keberadaan geng motor yang beraksi di ruang publik seperti flyover menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi.
Pengendara yang melintas secara tiba-tiba dapat mengalami kepanikan, kehilangan konsentrasi, bahkan berpotensi terlibat kecelakaan fatal.
Selain risiko kecelakaan, dugaan membawa senjata tajam juga membuka peluang terjadinya tindak kriminal yang lebih serius, seperti penganiayaan atau perampasan.
Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya warga Bandung, merasa tidak aman untuk beraktivitas di malam hari.***









