Cleaning Service RSUD Majalaya Tewas Dibunuh Atasan, Diduga Karena Konflik Utang Piutang

Cleaning Service RSUD Majalaya Tewas Dibunuh Atasan, Diduga Karena Konflik Utang Piutang

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Seorang petugas kebersihan di RSUD Majalaya, Kabupaten Bandung, meninggal dunia setelah menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh atasannya sendiri di lingkungan rumah sakit.

Peristiwa tragis ini terjadi di lantai dua Gedung Utama RSUD Majalaya dan mengguncang rasa aman di fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah daerah tersebut.

Korban diketahui berinisial F, berusia 24 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service dan berdomisili di Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah mengalami penganiayaan berat yang menyebabkan luka fatal di bagian kepala.

Pelaku pembunuhan adalah R alias SA, berusia 43 tahun, yang menjabat sebagai Kepala Cleaning Service di RSUD Majalaya dan merupakan warga Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh.

Baca Juga:  Penganiayaan Brutal di Majalaya! Warga Kampung Sadang Geger Korban Diserang Dua Pria Misterius di Rumahnya

Informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan kerja langsung sebagai atasan dan bawahan di unit kebersihan rumah sakit tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa motif pembunuhan diduga kuat berkaitan dengan persoalan utang piutang antara pelaku dan korban.

Korban disebut memiliki utang pribadi kepada pelaku dengan nilai mencapai Rp5 juta yang belum diselesaikan hingga memicu emosi dan konflik berkepanjangan.

Baca Juga:  Pohon Tumbang di Jalan Diponegoro Bandung Sebabkan Kemacetan Panjang Usai Hujan Deras

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pertengkaran terkait masalah finansial itu memuncak pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.

Pada saat kejadian, pelaku diduga mengajak korban ke salah satu area di lantai dua Gedung Utama RSUD Majalaya dengan dalih urusan pekerjaan.

Di lokasi tersebut, pelaku kemudian melancarkan aksi kekerasan dengan menggunakan sebuah martil yang diarahkan ke kepala korban secara berulang.

Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka parah yang mengakibatkan kematian di tempat kejadian.

Peristiwa pembunuhan itu baru terungkap pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

Dalam perkembangan selanjutnya, pelaku diketahui menyerahkan diri kepada pihak kepolisian tanpa perlawanan.

Baca Juga:  Remaja Penjaga Palang Kereta Dikeroyok di Jalan Sukasenang Cigugur Tengah Cimahi!

***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.