Dugaan Kronologi Kecelakaan di Jalan SOR GBLA Menurut Pihak Kepolisian
Sumber gambar: Instagram @infobandungkota

Dugaan Kronologi Kecelakaan di Jalan SOR GBLA Menurut Pihak Kepolisian

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang penumpang perempuan terjadi di ruas Jalan SOR GBLA, Kota Bandung, pada Minggu sore dan kini menjadi perhatian aparat kepolisian serta masyarakat.

Pihak kepolisian memaparkan dugaan kronologi awal kejadian berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi di lapangan.

Lokasi dan Waktu Kejadian

Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 18.57 WIB di ruas Jalan SOR GBLA, tepatnya di seberang Tol Purbaleunyi KM 148-A.

Lokasi kejadian berada di wilayah administratif Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, yang merupakan jalur penghubung dengan mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan awal, kondisi jalan saat kejadian masih ramai oleh kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas dari dua arah berlawanan.

Kendaraan yang Terlibat dalam Insiden

Kecelakaan ini melibatkan dua sepeda motor, masing-masing Honda Scoopy dan Suzuki Satria FU, yang melaju dari arah berlawanan.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Depan Kantor Pos Dayeuhkolot Bandung, Pengendara Motor Tertabrak Truk Kontainer

Sepeda motor Honda Scoopy diketahui bergerak dari arah timur menuju barat sebelum insiden tabrakan terjadi.

Sementara itu, sepeda motor Suzuki Satria FU melaju dari arah barat ke timur pada jalur yang berlawanan dengan Honda Scoopy.

Dugaan Awal Kronologi Menurut Kepolisian

Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung menjelaskan bahwa dugaan awal kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Scoopy memasuki jalur berlawanan.

Pergerakan kendaraan tersebut diduga tidak sesuai dengan arah lajur sehingga meningkatkan risiko benturan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Suzuki Satria FU melintas secara normal dari arah barat menuju timur.

Benturan keras tidak dapat dihindari ketika kedua kendaraan bertemu di titik yang sama pada ruas jalan tersebut.

Kepolisian menilai adanya indikasi kelalaian dari pengendara Honda Scoopy yang tidak berada di jalur semestinya saat melintas di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Sopir Angkot Diduga Mabuk Seret Motor Ibu-Ibu dari Borma Dakota hingga Gateway Pasteur, Warga Lakukan Pengejaran

Dampak Kecelakaan dan Kondisi Korban

Akibat tabrakan tersebut, pengendara Honda Scoopy bersama penumpangnya mengalami luka ringan.

Kedua korban dari Honda Scoopy segera mendapatkan pertolongan medis dan dilarikan ke RSUD Ujungberung untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Di sisi lain, pengendara Suzuki Satria FU mengalami luka berat akibat benturan yang cukup keras.

Penumpang sepeda motor Suzuki Satria FU, seorang perempuan, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban luka berat serta korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke bagian forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Penanganan Aparat dan Proses Penyelidikan

Setelah menerima laporan kejadian, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

Olah tempat kejadian perkara dilakukan guna mengumpulkan bukti-bukti awal yang berkaitan dengan penyebab kecelakaan.

Petugas juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Bus Damri Alami Rem Blong di Jalan Dr. Setiabudi Bandung, Tim Rescue Gerak Cepat

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung.

Kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan secara objektif.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.